Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Damkar Makassar: Waspada Kebakaran Lahan Kosong saat Kemarau

Damkar Makassar: Waspada Kebakaran Lahan Kosong saat Kemarau
ilustrasi kebakaran hutan (pixabay.com/fish96)
Intinya Sih
  • Damkar Makassar mengimbau warga waspada terhadap kebakaran lahan kosong saat kemarau karena suhu tinggi dan rumput kering meningkatkan risiko api.
  • Pengawasan lahan diperkuat dengan melibatkan camat, lurah, serta RT/RW agar potensi kebakaran akibat kelalaian seperti pembakaran sampah bisa dicegah.
  • Sekitar 60 armada dan motor pemadam (Damtor) disiagakan untuk menjangkau area sempit serta memastikan respons cepat menghadapi kebakaran di musim kemarau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lahan kosong selama musim kemarau. Lahan yang kering dan tidak terkelola dinilai memiliki risiko tinggi memicu kebakaran.

Kepala Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengatakan kondisi suhu yang meningkat saat kemarau membuat area terbuka, terutama yang dipenuhi rumput kering, menjadi lebih mudah terbakar. Risiko tersebut semakin tinggi jika lahan digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.

"Ketika kekeringan, pasti banyak sekali lahan kosong yang terbentuk, belum lagi kalau di lahan kosong itu sering ditempati untuk membuang sampah, jadi ini yang punya potensi," kata Fadli, Jumat (17/4/2026).

1. Pengawasan lahan kosong diperkuat

Ilustrasi kebakaran lahan kosong/Inin Nastain (IDN Times)
Ilustrasi kebakaran lahan kosong/Inin Nastain (IDN Times)

Menurut Fadli, kebakaran di lahan kosong kerap terjadi akibat kelalaian, seperti pembuangan puntung rokok atau pembakaran sampah yang tidak terkontrol. Kondisi ini membutuhkan pengawasan bersama dari berbagai pihak.

Damkar Makassar mengajak pemerintah wilayah hingga tingkat paling bawah untuk ikut berperan dalam pengawasan. Camat, lurah, hingga pengurus RT dan RW diminta aktif memantau lingkungan masing-masing.

"Pengawasan ini tidak bisa langsung dari Damkar. Kami mengajak teman-teman kita, Pak Camat, Pak Lurah tentu terkhusus kepada Pak RT/RW untuk mengawasi lahan-lahan kosong," katanya. 

2. Sekitar 60 armada disiagakan

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang. IDN Times/Asrhawi Muin
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang. IDN Times/Asrhawi Muin

Selain pengawasan lingkungan, Damkar Makassar juga menyiapkan puluhan armada. Armada ini digunakan untuk menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

Fadli menyebutkan sekitar 60 unit armada disiagakan dan tersebar di sejumlah posko. Armada tersebut digunakan secara bergantian untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal.

"Ada kurang lebih 60-an armada yang kita siapkan dan tersebar di posko," katanya.

Dia menjelaskan mobilisasi armada berlangsung secara bergantian. Kendaraan harus kembali mengisi air setelah digunakan.

3. Damtor disiapkan jangkau lorong sempit

Kendaraan damtor yang dihadirkan Pemkot Makassar, Rabu (28/9/2022). Dok Humas Pemkot Makassar
Kendaraan damtor yang dihadirkan Pemkot Makassar, Rabu (28/9/2022). Dok Humas Pemkot Makassar

Damkar Makassar juga mengaktifkan motor pemadam atau Damtor untuk menjangkau wilayah sempit. Kendaraan ini digunakan terutama di lorong-lorong yang sulit diakses kendaraan besar.

Fadli mengatakan penggunaan Damtor akan dikoordinasikan dengan pemerintah wilayah setempat. Kendaraan ini dapat dimanfaatkan saat kondisi darurat.

"Kita aktifkan juga Damtor-Damtor yang ada, kita sudah sampaikan juga nanti Pak Camat, Pak Lurah yang untuk bisa mengaktifkan itu, Damtor ini untuk seandainya memang dibutuhkan ya oleh masyarakat," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More