Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Panas Ekstrem Intai Makassar, Waspadai 5 Penyebab Mesin Motor Overheat

Panas Ekstrem Intai Makassar, Waspadai 5 Penyebab Mesin Motor Overheat
Ilustrasi memanaskan mesin motor (pexels.com/Pragyan Bezbaruah)
Intinya Sih
  • Cuaca panas ekstrem di Makassar membuat risiko mesin motor overheat meningkat, yang bisa menyebabkan kerusakan komponen dan mogok mendadak saat digunakan.
  • Lima penyebab utama overheat meliputi sistem pendingin kotor, sirkulasi oli terhambat, penumpukan kotoran dan karat, bahan bakar berkualitas rendah, serta celah piston terlalu rapat.
  • Pengendara disarankan segera mematikan motor saat suhu naik dan tidak menyiram mesin dengan air agar komponen tidak rusak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Tak cuma kesehatan, suhu panas ekstrem yang selama beberapa hari terakhir melanda Kota Makassar juga mengancam mesin motor. Kondisi cuaca tersebut bisa memicu mesin motor mengalami panas berlebihan alias overheat. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat merusak komponen internal mesin dan menyebabkan mogok mendadak.

Mogok saat kendaraan roda dua tersebut sedang digunakan, apalagi di bawah cuaca panas terik, jelas menjadi masalah besar. Agar perjalananmu tetap aman, kenali lima penyebab utama motor rentan mengalami overheat berikut ini.

1. Sistem pendingin tidak bekerja maksimal

WhatsApp Image 2026-02-14 at 15.41.55.jpeg
ilustrasi Air Radiator Motor (Dok. AHM)

Sistem pendingin adalah hal paling penting dalam menjaga stabilitas suhu mesin. Entah menggunakan sistem pendingin udara maupun cairan (radiator), kinerjanya akan menurun jika kondisinya kotor atau tersumbat. Situs resmi STC Indonesia menjelaskan bahwa debu yang menempel pada sirip-sirip mesin atau endapan lumpur di dalam radiator menghambat pelepasan panas ke udara luar. Sehingga, suhu mesin bisa melonjak dengan cepat.

2. Sirkulasi oli yang terhambat

Olit motor matic honda terbaik
ilustrasi oli motor (pexels.com/Gera Cejas)

Oli mesin tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tapi juga mendinginkan suhu mesin. Masalah muncul ketika sistem pendistribusian oli tidak lancar, sehingga komponen mesin tak terlumasi secara maksimal. Gesekan antar komponen yang kering akan menciptakan suhu ekstrem. Jika motor dipaksa terus berjalan dalam kondisi tersebut, mesin akan mengalami panas berlebih yang berisiko merusak logam di dalamnya.

3. Penumpukan kotoran dan karat pada mesin

ilustrasi mesin motor
ilustrasi mesin motor (pexels.com/Phong Nguyen)

Kebersihan blok mesin sangat memengaruhi efisiensi pendinginan. Penumpukan debu, lumpur, hingga residu bahan bakar yang tidak terbakar sempurna dapat membentuk lapisan isolator panas. Karat dan kotoran ini menghalangi mesin untuk membuang panas ke lingkungan sekitar. Akibatnya, suhu di ruang bakar tetap tinggi dan risiko overheat menjadi semakin besar.

4. Penggunaan bahan bakar berkualitas rendah

ilustrasi indikator bahan bakar mobil
ilustrasi indikator bahan bakar mobil (pexels.com/Erik Mclean)

Kualitas bahan bakar yang tak sesuai spesifikasi mesin sering menjadi penyebab masalah suhu. Bahan bakar beroktan rendah cenderung menyebabkan pembakaran tidak sempurna atau memicu knocking (gelitik). Proses pembakaran yang tidak efisien ini menghasilkan sisa panas yang lebih tinggi dari biasanya, sehingga mesin motor, terutama tipe matic, menjadi lebih cepat gerah.

5. Celah piston yang terlalu rapat

ilustrasi piston motor (unsplash.com/Leonardo Moreno)
ilustrasi piston motor (unsplash.com/Leonardo Moreno)

Dikutip dari situs resmi Federal Oil, celah piston yang terlalu sempit merupakan faktor teknis yang sangat berbahaya. Kondisi ini membuat piston tidak dapat bergerak leluasa di dalam silinder. Saat suhu meningkat, kondisi piston jadi semakin parah. Jika celahnya terlalu rapat, piston bisa macet, baret, bahkan patah. Alhasil, tekanan tinggi akibat pemuaian piston ini memicu kenaikan suhu mesin secara drastis, hingga menyebabkan kerusakan fatal.

Catatan penting : Jika suhu mesin dirasa mengalami overheat, segera matikan motor dan diamkan selama beberapa menit. Hindari menyiram mesin dengan air, sebab akan merusak komponen.

Nah, itu tadi 5 penyebab mesin motor rawan overheat saat cuaca panas terik. Segera cek kondisi kendaraanmu, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More