Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cekcok saat Apel, Sekuriti di Sulteng Tikam Rekan Kerja hingga Tewas
Tangkapan layar video penganiayaan berujung tewasnya seorang karyawan di Tojo Una-Una, Sulteng, oleh rekan kerja. (dok. IDN Times)
  • Seorang karyawan perempuan bernama Rindi Antika tewas setelah ditikam oleh rekan kerjanya, NYT, seorang sekuriti di kawasan wisata Pakang Beach, Sulawesi Tengah.
  • Insiden bermula dari teguran pelaku kepada korban yang bermain ponsel saat apel pagi, hingga berujung adu mulut dan penikaman brutal menggunakan badik.
  • Pelaku sempat melarikan diri namun berhasil ditangkap polisi kurang dari dua jam kemudian bersama barang bukti senjata tajam di rumah keluarganya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang karyawan perempuan bernama Rindi Antika tewas setelah ditikam oleh rekan kerjanya, seorang petugas keamanan berinisial NYT, di kawasan wisata Pakang Beach, Sulawesi Tengah.
  • Who?
    Korban adalah Rindi Antika, karyawan Pakang Beach. Pelaku penikaman adalah NYT, sekuriti yang memimpin apel pagi. Polisi dari Polres Tojo Una-Una menangani kasus ini.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kawasan wisata Pakang Beach, Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Sabtu pagi, 7 Maret 2026 sekitar pukul 08.30 WITA saat apel pergantian shift karyawan berlangsung.
  • Why?
    Aksi penikaman dipicu perselisihan antara pelaku dan korban setelah pelaku menegur korban yang dianggap tidak serius mengikuti apel karena bermain ponsel.
  • How?
    Setelah adu mulut, pelaku mencabut badik dari pinggangnya lalu menikam korban berkali-kali hingga menyebabkan delapan luka tusukan. Korban sempat dibawa ke puskesmas namun meninggal dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Seorang karyawan perempuan bernama Rindi Antika tewas setelah ditikam oleh rekan kerjanya sendiri yang berinisial NYT, seorang petugas keamanan (sekuriti). Korban mengalami sejumlah luka tusukan setelah diserang secara brutal oleh pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan wisata Pakang Beach, Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (7/3/2026) pagi. Insiden ini dipicu perselisihan antara pelaku dan korban saat kegiatan apel pagi karyawan.

1. Pelaku tegur korban karena main HP saat apel

Ilustrasi penusukan. (IDN Times/Mia Amalia)

Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya melalui Kasi Humas Iptu Martono menjelaskan, insiden itu dipicu perselisihan antara pelaku dan korban saat kegiatan apel pagi karyawan. Perselisihan terjadi ketika pelaku menegur korban yang dianggap tidak serius mengikuti apel.

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.30 WITA ketika pelaku memimpin apel pergantian shift pagi. Saat itu, pelaku menegur korban karena dianggap tidak serius mengikuti apel dan terus bermain ponsel.

“Pelaku menegur korban yang merupakan karyawan Pakang Beach karena sering bermain HP dan tidak serius saat apel,” ujar Iptu Martono dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Namun, teguran tersebut justru memicu ketegangan di antara keduanya. Situasi semakin memanas ketika korban hendak meninggalkan lokasi tanpa izin pelaku.

"Korban yang sudah berada di atas sepeda motor sempat membantah teguran pelaku hingga terjadi adu mulut antara keduanya," ucapnya.

2. Korban ditikam berulang kali

Ilustrasi garis polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Adu mulut antara pelaku dan korban berujung pada aksi kekerasan. Pelaku yang emosi kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mencabut badik yang terselip di pinggang kirinya dan langsung menyerang korban.

“Pelaku menusuk korban ke arah perut hingga korban terjatuh, kemudian kembali menikam korban secara berulang kali,” kata Martono.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami sedikitnya delapan luka tusukan di sejumlah bagian tubuhnya. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Ampana Tete untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

3. Pelaku ditangkap di rumah keluarganya

Tangkapan layar video penganiayaan berujung tewasnya seorang karyawan di Tojo Una-Una, Sulteng, oleh rekan kerja. (dok. IDN Times)

Setelah melakukan penikaman, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi dari kejaran aparat kepolisian. Polisi kemudian melakukan pencarian untuk melacak keberadaan pelaku.

Namun, pelariannya tidak berlangsung lama. Polisi berhasil menemukan pelaku kurang dari dua jam setelah kejadian.

“Pada pukul 09.58 WITA, pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti sebilah badik di Desa Kajulangko. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di rumah keluarganya,” tutur Martono.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tojo Una-Una untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Editorial Team