Makassar, IDN Times - Deretan buku berbahasa Inggris tentang budaya, sejarah, pendidikan, hingga peluang beasiswa Australia kini mengisi salah satu sudut Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar. Ruang baca itu telah resmi dibuka sebagai Australian Reading Corner, pada Jumat (24/7/2026), sebagai upaya memperluas akses literasi sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Australia.
Australian Reading Corner diresmikan langsung oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier bersama Konsul Jenderal Australia di Makassar Todd Dias. Turut hadir Ketua Yayasan Islamic Centre Al-Markaz Al-Islami Prof. Hamid Awaluddin, Ketua Harian Yayasan Prof. Mustari Mustafa, dan Imam Besar Masjid Al-Markaz Al-Islami Prof. Muammar Bakry.
Konsul Jenderal Australia di Makassar Todd Dias mengatakan, gagasan menghadirkan Australian Reading Corner bermula dari kunjungannya ke Masjid Al-Markaz dua tahun lalu saat Ramadan. Saat itu ia melihat banyak pelajar memanfaatkan perpustakaan masjid untuk membaca dan mencari referensi.
"Biasanya Australian Reading Corner hanya ada di perguruan tinggi. Namun setelah melihat semangat membaca para siswa di Al-Markaz, kami berpikir mengapa tidak menghadirkannya di sini agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," kata Todd.
