Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anggota Geng Motor Bersembunyi di Atap Rumah Warga saat Dikejar Polisi
Anggota geng motor di Makassar kedapatan bersembunyi di atap rumah warga usai terlibat tawuran, Minggu (30/8/2026) dini hari/Istimewa
  • FM (17) bersembunyi di atap rumah warga saat melarikan diri setelah tawuran di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.
  • Polisi membubarkan kelompok yang terlibat, melakukan pengejaran, lalu menangkap FM dan AL (16).
  • Kapolsek Mariso menyebut tawuran dipicu aksi saling memancing emosi antarkelompok pemuda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (30/8/2026) dini hari

Tawuran antarkelompok pemuda terjadi di Jalan Metro Tanjung Bunga. Polisi membubarkan kelompok yang terlibat dan menangkap FM serta AL.

Hari ini

Beberapa orang diamankan ke Polrestabes Makassar. Polsek Mariso mempertebal personel untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tawuran antarkelompok pemuda dibubarkan polisi dan dua remaja ditangkap.
  • Who?
    FM (17), AL (16), personel Polrestabes Makassar, Polsek Mariso, dan Kompol Mahrus Ibrahim terlibat dalam penanganan kejadian.
  • Where?
    Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
  • When?
    Minggu (30/8/2026) dini hari.
  • Why?
    Tawuran dipicu aksi saling memancing emosi antarkelompok pemuda yang berkumpul di sekitar lokasi menggunakan kendaraan.
  • How?
    Polisi mendatangi lokasi, melepaskan tembakan peringatan ke udara, mengejar kelompok yang melarikan diri, dan menangkap dua remaja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

FM dan AL adalah dua remaja yang ikut tawuran di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar. FM lalu bersembunyi di atas atap rumah warga. Polisi datang, membubarkan kelompok yang bertengkar, lalu menangkap FM dan AL. Polisi juga menambah personel supaya tawuran susulan tidak terjadi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penanganan di lokasi membuat bentrokan dapat segera dihentikan setelah personel kepolisian tiba. Polisi juga melakukan pengejaran terhadap remaja yang diduga terlibat dan mempertebal personel untuk mengantisipasi tawuran susulan serta dampak yang lebih luas di Kecamatan Mariso.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times – Salah satu anggota geng motor berinisial FM (17) bersembunyi di atas atap rumah warga saat hendak melarikan diri usai terlibat tawuran dengan warga di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

FM akhirnya ditangkap polisi bersama rekannya, AL (16), setelah aksi tawuran tersebut dibubarkan aparat pada Minggu (30/8/2026) dini hari.

1. Polisi bubarkan tawuran dengan tembakan peringatan

Ilustrasi seseorang memegang pistol (freepik.com/senivpetro)

Tawuran terjadi setelah kelompok pemuda yang berada di sekitar lokasi saling memancing emosi. Polisi yang menerima laporan warga kemudian mendatangi lokasi dan membubarkan kedua kelompok yang terlibat.

Setibanya di lokasi, personel Polrestabes Makassar bersama Polsek Mariso melepaskan tembakan peringatan ke udara. Aksi tersebut membuat kedua kubu langsung membubarkan diri dan melarikan diri ke sejumlah arah.

Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap dua remaja yang diduga terlibat dalam tawuran.

2. Dua remaja ditangkap, satu sempat sembunyi di atap

Ilustrasi borgol (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

Kapolsek Mariso, Kompol Mahrus Ibrahim, mengatakan pihaknya mempertebal personel untuk mengantisipasi tawuran susulan dan dampak yang lebih luas.

"Jadi kami dari Polsek Mariso menindaklanjuti kejadian kemarin, makanya kami pertebal personel yang ada untuk antisipasi dampak yang lebih luas sehingga pelibatan personel di lokasi menjadi penting. Hari ini ada beberapa yang diamankan ke Polrestabes Makassar," ujar Mahrus, Minggu (30/8/2026).

Mahrus mengatakan, kedua remaja yang ditangkap bukan merupakan warga Kecamatan Mariso. Mereka berasal dari wilayah lain di Kota Makassar.

"Ya mereka di luar. Mereka bukan anak dari Kecamatan Mariso, mereka dari luar," katanya.

3. Tawuran dipicu saling memancing emosi

ilustrasi borgol (pixabay.com/4711018)

Menurut Mahrus, tawuran dipicu aksi saling memancing emosi antarkelompok pemuda yang kerap berkumpul di sekitar lokasi dengan menggunakan kendaraan.

"Ini antara anak-anak muda yang biasanya nongkrong dan menggunakan kendaraan. Begitu ada yang terpancing, terjadilah antara mereka saling melakukan penyerangan," jelasnya.

Mahrus menegaskan bentrokan tersebut dapat segera dihentikan setelah personel kepolisian tiba di lokasi.

"Bersamaan dengan hadir anggota di lokasi sehingga cepat bisa terselesaikan," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article