Polisi Buru Pemilik Akun Instagram Penyelenggara Tarung Bebas Makassar

Makassar, IDN Times - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan terus mengawasi akun media sosial Instagram makassarstreetfighter_ yang aktif menginformasikan ajang tarung bebas di Makassar yang videonya sempat viral.
"Yang penting kan kita tangkap dulu ini pemilik akunnya itu," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat memberikan keterangan kepada jurnalis, Jumat (6/8/2021).
1. Polisi hati-hati takedown akun medsos

Zulpan mengatakan, petugas sebenarnya bisa saja menghilangkan paksa akun medsos tersebut. Hanya saja, bila ketahuan pemiliknya maka upaya penyelidikan dan pengungkapan ini terkendala. "Nanti termonitor oleh pemilik akun," ujarnya.
Menurut Zulpan, petugas yang memantau tak ingin gegabah dalam mengidentifikasi pemilik akun sesungguhnya. Persoalan teknis dalam pengungkapan ini katanya, mesti hati-hati. "Karena ini teknis sekali," jelasnya.
2. Penyelenggara kegiatan telah teridentifikasi

Lebih lanjut kata Zulpan, pihaknya juga telah mendapatkan petunjuk mengenai orang-orang yang terlibat dalam tarung bebas ini. Itu diketahui pascapenangkapan 8 orang pemuda. Dua di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Tersangka adalah petarung sementara 6 orang dibebaskan masih berstatus sebagai sakasi karena mereka hanya menonton pertarungan. "Masih lari dia (penyelenggara). Maksudnya dia pindah-pindah (tempat)," katanya.
3. Tarung bebas berlanjut

Setelah ramai jadi sorotan hingga polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, ajang tarung bebas jalanan ala UFC di Kota Makassar diisyaratkan berlanjut. Rencana kelanjutan pertarungan ditandai dengan kemunculan akun baru pihak penyelenggara.
Akun Instagram makassarstreetfight_ sejak Kamis (5/8/2021) malam, telah menginformasikan kepada khalayak bahwa pertarungan tetap berjalan. Akun tersebut juga menyampaikan bahwa akun yang awal atau sebelumnya, sementara tidak diaktifkan.
Akun makassarstreet_fight adalah akun pertama yang menghebohkan dnuia maya tentang informasi pertarungan. "Akun sebelah lagi di sterilin !!! Tak ada yang selesai semuanya berlanjut. Yang dibawah radar tetap dibawah radar," tulis akun baru penyelenggara yang terpantau Jumat (6/8/2021).


















