Makassar, IDN Times - Seratusan orang yang tergabung dalam aliansi Front Perjuangan Rakyat Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Senin (26/10/2020) sore.
Mereka mendesak pihak kepolisian segera membebaskan pimpinan Front Mahasiswa Nasional atau FMN Makassar, yang disebut menjadi korban salah tangkap saat terjadi kericuhan demo penolakan Omnibus Law di Jalan AP Pettarani, Kamis, 22 Oktober lalu.
"Salah satu korban salah tangkap kepolisian adalah Supianto (Ijul) yang merupakan pimpinan Front Mahasiswa Nasional (FMN) Makassar," kata Irfat Mahmud,, juru bicara Front Aliansi Mahasiswa dan Rakyat kepada jurnalis saat ditemui di sela unjuk rasa.
