Tim medis melakukan rapid test bagi dosen Unhas Makassar. IDN Times/Humas Unhas
Sebelummya Unhas mengkonfirmasi sebanyak 12 dosen terpapar COVID-19. Dua di antaranya adalah Dekan Fakultas Kedokteran dan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi. Suharman saat itu mengatakan, pihaknya telah memetakan pola penyebaran yang mengakibatkan belasan tenaga pendidiknya terkonfirmasi positif.
Suharman mengungkapkan pihaknya telah mengidentifikasi kemungkinan penyebab dosen terpapar. Pertama, tidak sedikit dari dosen Unhas yang dilibatkan membantu tim gugus tugas COVID-19 kota maupun provinsi.
"Misalnya seperti dosen kita dari FK dan FKG ini sehari-harinya selain bertugas sebagai dokter juga membantu tim satgas. Sehingga memang interaksi dengan orang itu sangat besar. Itu pola pertama yang kita lihat," kata Suharman.
Kedua, pola penyebaran virus diduga bersumber dari transmisi lokal masing-masing dosen di lingkungan sekitar tempat tinggal hingga keluarga.
"Misalnya mungkin dia punya suami, istri, anak, mantu dokter. Ini yang banyak terkonfirmasi pada dosen-dosen senior," ucapnya.