Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Trik Cuci Pakaian di Musim Hujan Tanpa Drama Jemuran Bau Apek
ilustrasi seseorang mencuci pakaian (pexels.com/RDNE Stock project)

Musim hujan sering bikin kegiatan mencuci jadi penuh tantangan. Jemuran yang biasanya kering dalam beberapa jam sekarang bisa berhari-hari nggak kering-kering, dan yang lebih menyebalkan lagi, muncul bau apek yang bikin semua kerja keras terasa sia-sia. Tapi jangan khawatir, ada trik yang bisa bikin pakaian tetap wangi meski cuaca nggak mendukung.

Dengan langkah-langkah yang sederhana dan mudah diikuti, kamu bisa menghindari bau apek tanpa perlu pusing cari solusi instan. Yuk, coba beberapa trik berikut supaya cucian tetap wangi dan siap dipakai kapan saja, meski musim hujan datang menghadang!

1. Gunakan deterjen khusus anti bakteri

ilustrasi seseorang mencuci pakaian (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Bau apek sering muncul karena bakteri yang berkembang biak di pakaian basah. Pilih deterjen yang dirancang khusus untuk melawan bakteri dan jamur. Biasanya deterjen ini juga punya aroma yang lebih tahan lama, sehingga cucian tetap wangi meski belum benar-benar kering.

Pastikan juga menggunakan jumlah deterjen yang sesuai dengan instruksi. Terlalu banyak justru bikin sisa sabun menempel dan memperparah bau. Pilihan deterjen yang tepat jadi langkah awal penting untuk menghindari drama jemuran bau apek.

2. Tambahkan pelembut pakaian di bilasan terakhir

ilustrasi seseorang mencuci pakaian (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Pelembut pakaian bukan cuma bikin kain lebih halus, tapi juga menambahkan aroma segar yang tahan lama. Produk ini bekerja dengan cara melapisi serat pakaian, sehingga bakteri penyebab bau sulit berkembang.

Saat membilas pakaian, campurkan pelembut dalam air bersih. Jangan lupa untuk merendam cucian beberapa menit agar aroma segarnya lebih meresap. Dengan langkah sederhana ini, pakaianmu bisa tetap harum meski hujan turun sepanjang hari.

3. Peras pakaian hingga hampir kering sebelum dijemur

ilustrasi seseorang mencuci pakaian (pexels.com/Sarah Chai)

Kelembapan adalah musuh utama di musim hujan. Pastikan pakaian sudah diperas maksimal sebelum dijemur. Jika memungkinkan, gunakan mesin pengering untuk hasil yang lebih optimal.

Memeras pakaian dengan baik mengurangi waktu pengeringan dan mencegah bau lembap. Kalau jemuran harus di dalam ruangan, trik ini sangat membantu untuk mempercepat proses keringnya pakaian.

4. Gunakan kipas angin atau pengering ruangan

ilustrasi seseorang mencuci pakaian (pexels.com/Helena Lopes)

Kalau cuaca mendung terus, jemuran di luar jelas bukan pilihan. Solusinya, gunakan kipas angin atau alat pengering ruangan untuk mempercepat pengeringan. Letakkan jemuran di tempat dengan sirkulasi udara yang baik agar proses pengeringan lebih maksimal.

Kipas angin nggak hanya membantu menghilangkan kelembapan, tapi juga mengurangi kemungkinan pakaian jadi berbau. Meski sederhana, cara ini terbukti ampuh menyelamatkan cucianmu di musim hujan.

5. Jemur pakaian di tempat yang terkena sinar matahari meski sedikit

ilustrasi seseorang mencuci pakaian (pexels.com/RDNE Stock project)

Kadang-kadang sinar matahari masih muncul sebentar di tengah musim hujan. Manfaatkan kesempatan ini dengan menjemur pakaian di tempat yang mendapat sedikit sinar matahari langsung.

Jika tidak memungkinkan, pastikan area jemuran tetap terang dan bebas penghalang. Cahaya alami membantu membunuh bakteri dan menjaga pakaian tetap segar. Jadi, jangan ragu untuk memindahkan jemuran saat matahari mulai muncul.

6. Gunakan setrika untuk membunuh bakteri sisa

ilustrasi seseorang mencuci pakaian (pexels.com/RDNE Stock project)

Setelah pakaian kering, pastikan untuk menyetrikanya sebelum dilipat atau disimpan. Panas dari setrika membantu membunuh bakteri yang mungkin masih tersisa.

Selain bikin pakaian lebih rapi, langkah ini juga memastikan cucian tetap segar lebih lama. Gunakan suhu yang sesuai dengan jenis kain agar pakaian tetap awet dan tidak rusak.

7. Semprotkan pewangi pakaian sebelum disimpan

ilustrasi seseorang mencuci pakaian (pexels.com/cottonbro studio)

Sebagai sentuhan akhir, gunakan pewangi pakaian yang bisa disemprotkan langsung ke kain. Pilih aroma yang tahan lama untuk menjaga cucian tetap harum di lemari.

Semprotkan pewangi secara merata dan tunggu beberapa saat sebelum melipat pakaian. Trik ini nggak hanya menjaga wangi, tapi juga bikin pakaian terasa lebih segar setiap kali dipakai.

Musim hujan bukan lagi alasan buat pakaian jadi bau apek. Dengan langkah-langkah di atas, kamu bisa mencuci dan menjemur tanpa drama. Jadi, nggak ada lagi cerita jemuran bau, deh! Yuk, praktikkan triknya dan rasakan bedanya!

Editorial Team

Related Article