Ilustrasi Pea Plants (freepik.com/freepik)
Tanaman kacang polong (Pisum sativum) menunjukkan salah satu bentuk pembelajaran yang paling menakjubkan di dunia tanaman, yaitu pembelajaran asosiatif. Dalam eksperimen yang dilakukan oleh Dr. Monica Gagliano, tanaman kacang polong dilatih untuk mengasosiasikan keberadaan angin dengan cahaya.
Dalam eksperimen ini, tanaman kacang polong ditempatkan dalam lingkungan di mana aliran angin diarahkan ke sumber cahaya. Tanaman ini belajar untuk tumbuh ke arah angin karena mengasosiasikan angin dengan keberadaan cahaya. Bahkan ketika cahaya dihilangkan, mereka tetap tumbuh ke arah angin, membuktikan bahwa mereka telah mempelajari pola tersebut. Ini adalah bukti kuat bahwa tanaman memiliki kemampuan untuk membentuk asosiasi berdasarkan pengalaman, seperti hewan.
Dunia tanaman ternyata jauh lebih kompleks dan memikat dari yang kita bayangkan. Dari putri malu yang bisa belajar hingga kacang polong yang punya refleks seperti hewan, mereka membuktikan bahwa kehidupan gak cuma soal bergerak atau berbicara. Kita bisa belajar banyak dari cara mereka beradaptasi dan bertahan hidup. Jadi, lain kali kamu melihat tanaman, ingatlah bahwa mereka lebih pintar dari yang terlihat.
Sumber Referensi :
1. Gagliano, M., et al. (2014). "Experience teaches plants to learn faster and forget slower in environments where it matters." Oecologia.
URL: https://doi.org/10.1007/s00442-014-2971-8
2. Pavlovič, A., et al. (2011). "The Venus flytrap mechanically perceives prey through hair mechanosensors on the lobes." Nature Communications.
URL: https://doi.org/10.1038/ncomms1142
3. Choi, W. G., et al. (2017). "The role of calcium signaling in plant memory and adaptation." Journal of Experimental Botany.
URL: https://doi.org/10.1093/jxb/erx190
4. Penn State University. (2013). "Dodder plant selects hosts using volatile cues." ScienceDaily.
URL: https://www.sciencedaily.com/releases/2013/09/130910101932.htm
5. Gagliano, M., Grimonprez, M., Depczynski, M., & Renton, M. (2016). "Learning by association in plants." Scientific Reports.
URL: https://doi.org/10.1038/srep38427