Makassar, IDN Times - Kekeringan akibat kemarau berkepanjangan mulai berdampak serius terhadap kebutuhan air bersih warga Kota Makassar. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar per 5 Agustus 2026, sebanyak 47.252 jiwa dari 13.929 kepala keluarga terdampak kekeringan.
"Kondisi itu tersebar di enam kecamatan, yakni Ujung Tanah, Tallo, Biringkanaya, Tamalanrea, Panakkukang, dan Manggala," kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar Fadli Tahar pada Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Balaikota Makassar, Kamis (13/8/2026).
Pemerintah Kota Makassar kini memperkuat penanganan darurat dengan mempercepat distribusi air bersih dan mengerahkan sumber daya lintas sektor.
