Makassar, IDN Times - Sejumlah kepala SMA dan SMK di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengajukan pengunduran diri dalam beberapa waktu terakhir. Gelombang pengunduran diri ini terjadi di tengah sejumlah agenda pendidikan, termasuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel mengungkap pengunduran diri sejumlah kepala sekolah berkaitan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Temuan tersebut menyangkut dugaan penerimaan cashback dalam pengadaan buku yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin, mengatakan pemeriksaan BPK yang berlangsung sejak sekitar November lalu menemukan adanya kepala sekolah yang menerima cashback dari distributor buku. Temuan tersebut tercantum dalam laporan hasil pemeriksaan BPK.
"Berdasarkan hasil temuan itu terdapat ada beberapa teman-teman, sekitar 120-an pada saat pertama itu yang dianggap ada penerimaan hadiah. Kalau diistilahkan BPK itu cashback. Dengan nilai-nilai yang sudah tertera. 128 sekolah. Ini tahap satu," kata Iqbal dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi E DPRD Sulsel, Jumat (12/6/2026).
