Paslon Bupati Maros nomor urut 2 Chaidir Syam-Suhartina Bohari saat debat publik di Hotel Gammara Makassar, Rabu (29/10/2020). Tangkapan layar
Untuk mewujudkan pembangunan yang merata di pedesaan dan perkotaan, paslon nomor urut 2, Chaidir Syam-Suhartina Bohari, menyatakan bahwa apabila mereka terpilih nanti maka mereka akan menggenjot peningkatan PAD dengan memanfaatkan potensi yang ada yakni potensi perikanan, perkebunan dan juga sektor pariwisata.
Untuk sektor pertanian, Chaidir Syam menyebutkan ada 1.298 poktan (kelompok tani) di Kabupaten Maros, 101 gabunngan kelompok tani (gapoktan), 41.000 petani dan 26.000 hektar sawah. Yang harus kita lakukan ke depannya, kata dia, bagaimana memperhatikan para petani.
"Untuk pemerataan di tingkat desa, ke depan kita juga memperhatikan lembaga-lembaga yang ada di desa seperti Bumdes dan beberapa lembaga yang akan meningkatkan ekonomi dan pemerataan di sektor pedesaan," katanya.
Mereka juga berjanji akan mewujudkan pengembangan satu produk satu desa. Selain itu juga akan meningkatkan investasi yang ramah lingkungan untuk menciptakan dan membuka lapangan kerja bagi 20.000 orang.
"Peluang kerja itu harus kita ciptakan. Pemerintah harus turun tangan bagaimana pemuda kita bisa mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan SDM ke depannya. Itu semua akan kita wujudkan lewat pemerintahan Hati kita Keren ke depannya," katanya.
Untuk menciptakan pemerataan pembangunan pedesaan dan perkotaan, lanjut Chaidir, maka pemerintah harus mengentasan kemiskinan. Apalagi jumlah penduduk miskin di Kabuipaten Maros masih ada sekitar 34.850 jiwa.
"Ini menjadi tantangan berat kita dan ke depan Hati Kita Keren akan berkomitmen untuk melakukan pengentasan kemiskinan. Bagaimana caranya pemerintah harus turun tangan melihat masyarakat kita yang miskin. Kita harus sejahterakan, kita harus buka ruang itu. Inilah yang harus kita lakukan ke depannya," katanya.
Sementara Suhartina Bohari mengatakan bahwa mereka akan mengaktifkan kerja sama dengan balai-balai penelitian perikanan dan kelautan yang ada di seluruh Kabupten Maros untuk sektor perikanan dan kelautan.
"Selain itu juga mengembangkan infrastuktur pertanian, subsidi pupuk, untuk petani tambak dan kami ada perhatian terhadap nelayan dengan memberikan asuransi serta berusaha untuk mengembangkan perikanan air tawar," kata Suhartina.