Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
161 Siswa Diduga Keracunan MBG, SPPG Batupapan Ditutup 30 Hari
Ilustrasi SPPG. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
  • Sebanyak 161 siswa dan guru SMPN 1 serta SMPN 2 Makale diduga keracunan setelah menyantap MBG yang disalurkan SPPG Makale Batupapan 01.
  • KPPG Kendari menghentikan operasional SPPG Batupapan 01 selama 30 hari sejak 3 September 2026, sehingga dilarang mendistribusikan makanan MBG.
  • Sebanyak 47 karyawan SPPG Batupapan 01 menjalani asesmen untuk mengevaluasi standar penyediaan makanan; tindak lanjut dan sanksi ditentukan setelah pemeriksaan selesai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makale Batupapan 01, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dihentikan sementara setelah 161 siswa dan guru SMPN 1 dan SMPN 2 Makale diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penghentian operasional tersebut berlangsung selama 30 hari. Selama masa tersebut, SPPG Batupapan 01 dilarang mendistribusikan makanan untuk program MBG. SPPG Makale Batupapan 01 diketahui bermitra dengan Louice Mangontan, sementara yayasan yang menaunginya diketuai Eben Heazer.

1. SMPN 1 dan 2 Makale sebelumnya dilayani SPPG Makale Pantan

Siswa SMPN Makale, Toraja, dirawat di Rumah Sakit Lakipadada, Kamis (3/92026) usai diduga keracunan MBG. Dok. Kareba Toraja

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kendari, Mulyadi, mengatakan makanan yang diduga menyebabkan 161 siswa dan guru mengalami keracunan berasal dari SPPG Batupapan 01 Makale.

Sebelumnya, SMPN 1 dan SMPN 2 Makale dilayani oleh SPPG Makale Pantan. Namun, SPPG tersebut telah disuspend sejak Maret 2026.

Setelah SPPG Batupapan mulai beroperasi pada 10 Agustus 2026, penyaluran MBG untuk kedua sekolah tersebut kemudian dialihkan.

"Setelah SPPG Batupapan mulai beroperasi per 10 Agustus, maka penyaluran MBG untuk SMPN 1 dan 2 Makale dialihkan ke SPPG Batupapan," kata Mulyadi kepada IDN Times, Sabtu (5/9/2026).

2. Operasional SPPG dihentikan selama 30 hari

Ilustrasi MBG. (IDNTimes/Tunggul Damarjat)

Mulyadi mengatakan pihaknya telah menghentikan sementara operasional SPPG Makale Batupapan 01 menyusul kasus dugaan keracunan tersebut.

SPPG tersebut dilarang melakukan distribusi makanan MBG selama masa penghentian operasional. Kebijakan itu berlaku sejak surat penghentian diterbitkan pada 3 September 2026.

"Operasionalnya kita hentikan selama 30 hari sejak surat ini diterbitkan yaitu 3 September 2026," tuturnya.

Penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas kasus dugaan keracunan yang dialami 161 siswa dan guru SMPN 1 dan SMPN 2 Makale.

3. Sebanyak 47 karyawan SPPG akan menjalani asesmen

Ilustrasi SPPG di Kabupaten Majalengka (inin nastain/IDN Times/

Selain menghentikan operasional SPPG, KPPG juga melakukan asesmen terhadap seluruh karyawan yang bekerja di SPPG Batupapan 01.

Mulyadi menyebut terdapat 47 karyawan yang akan menjalani asesmen. Pemeriksaan dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan standar dan prosedur dalam penyediaan makanan program MBG.

Tindak lanjut dan sanksi terhadap SPPG Batupapan akan ditentukan setelah proses pemeriksaan dan asesmen tersebut rampung.

"Kita juga sementara melakukan asesmen terhadap 47 karyawan SPPG Batupapan. Mereka pernah menjalani pelatihan jadi itu yang kita asesmen," ujar Mulyadi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article