Ilustrasi makan bergizi gratis. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Sebelumnya, Kepala SMPN 1 Makale, Yohanis Pakiding, mengatakan menu MBG yang diterima para siswa terdiri dari nasi, ayam, perkedel, serta sayuran seperti wortel.
Sebelum dibagikan kepada siswa, makanan tersebut disebut telah diperiksa oleh petugas atau PIC di sekolah. Salah satu pemeriksaan yang dilakukan yakni dengan mengecek aroma makanan.
"Yang aromanya dicium saja. Tapi kan untuk makan, kita tidak coba dulu untuk makan. Untuk ayamnya saya nggak tahu apa campurannya, tapi dia berair. Saya nggak tahu apakah santan (atau bukan)," jelasnya.
Meski demikian, Yohanis menegaskan pihak sekolah belum berani memastikan makanan MBG sebagai penyebab kondisi yang dialami para siswa. Menurutnya, penentuan penyebab kejadian tersebut bukan menjadi kewenangan pihak sekolah.
"Untuk penyebabnya kami belum berani menyampaikan apa yang benar-benar menjadi penyebabnya. Itu bukan kewenangan kami," tegasnya.