Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

130 SPBU di Sulawesi Beroperasi 24 Jam selama Nataru

130 SPBU di Sulawesi Beroperasi 24 Jam selama Nataru
Ilustrasi - SPBU Pertamina (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Makassar, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkirakan kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG pada momen Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Pertamina mememastikan stok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena BBM kami pastikan selalu tersedia di seluruh lembaga penyalur," kata Executive GM PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto melalui konferensi pers virtual, Senin (19/12/2022).

Untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG, Pertamina membentuk Satuan Tugas (Satgas) Siaga Natal dan Tahun Baru. Satgas bekerja sejak 15 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.

Erwin mengatakan, Satgas bertugas memonitor secara ketat operasional pendistribusian BBM dan LPG serta kesiapsiagaan semua penyalur. Satgas juga siaga mnegantisipasi kondisi khusus atau darurat yang dapat mengganggu kelancaran distribusi di tengah meningkatnya konsumsi di Nataru.

1. Konsumsi Pertalite diperkirakan naik 5 persen

Ilustrasi SPBU, Pertamax, Pertalite (IDN Times/Shemi)
Ilustrasi SPBU, Pertamax, Pertalite (IDN Times/Shemi)

Erwin menyebutkan, pihaknya telah memperhitungkan kemungkinan kenaikan konsumsi BBB, khususnya untuk sektor transportasi. Untuk kategori BBM bersubsidi, konsumsi Pertalite di masa Nataru diperkirakan naik 5 persen dari rata-rata konsumsi normal 6.935 kiloliter pada Januari-Oktober 2022.

Dibandingkan masa Satgas Nataru 2021, konsumsi Pertalite tahun ini diperkirakan naik 6 persen. Konsumsi BBM subsidi lainnya, solar, diperkirakan naik 8 persen dari 2.416 kiloliter di masa normal.

Untuk jenis Pertamax, konsumsi diperkirakan naik 20 persen dibandingkan masa normal. Namun jika dibandingkan masa Satgas tahun lalu, konsumsinya diperkirakan menurun hingga 28 persen karena adanya kebijakan kenaikan harga.

2. Sebanyak 130 SPBU Siaga beroperasi 24 jam

Ilustrasi pengisian BBM. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
Ilustrasi pengisian BBM. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

Region Manager Retail Sales Pertamina Sulawesi Fanda Chrismianto mengungkapkan bahwa Satgas Nataru hadir dengan tiga konsep utama. Satgas bertugas untuk tiga jenis layanan, yakni energi, promosi, dan layanan tambahan.

Untuk layanan energi, Pertamina Sulawesi menghadirkan infrastruktur yang terdiri dari lembaga suplai, penyalur, dan distribusi. Antara lain 465 SPBU reguler, 142 SPBU Mini, dan 403 Pertashop.

Pada layanan promosi, Pertamina memberikan berbagai program promo untuk konsumen melalui aplikasi MyPertamina. Promo, di antaranya, Cashback Rp6.500 khusus pengguna baru MyPertamina dan promo casback di SPBU Area Wisata.

Pada layanan tambahan, Pertamina memastikan 130 SPBU beroperasi 24 jam. Demikian juga dengan 395 Agen LPG siaga. Lalu tedapat 13 mobil tangki standby di jalur wisata serta titik rawan kemacetan dan bencana.

"Pertamina memberikan layanan tambahan untuk mendukung kelancaran perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru," kata Fanda.

3. Masyarakat diimbau menggunakan BBM berkualitas

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Erwin, Executive GM Pertamia Patra Niaga Sulawesi mengimbau masyarakat membeli BBM berkualitas. Dia menyarankan Pertamax Series dan Dex Series.

Menurut catatan Pertamina, pada momen Nataru tahun lalu, terjadi peningkatan konsumsi hingga 110 persen pada produk Pertamax series. Sedangkan konsumsi Dex series naik hingga 51 persen.

"Hal itu membuktikan bahwa pada dasarnya masyarakat Sulawesi sudah sadar penggunaan berkualitas untuk perjalanan jauh. Kami harapkan ini dapat diterapkan kontinyu pada konsumsi BBM sehari-hari agar mesin kendaraan terus terjaga," ucap Erwin.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Balita di Makassar Terlindas Mobil, Warga Mengamuk

07 Apr 2026, 21:57 WIBNews