10 Isu Sosial yang Diangkat Film Avatar: The Last Airbender, Apa Saja?

- Serial live action Avatar: The Last Airbender tayang di Netflix pada 22 Februari 2024.
- Cerita animasi ini mengangkat isu-isu sosial yang sering terjadi di kehidupan nyata.
- Isu-isu tersebut dikemas dengan menyenangkan sehingga tetap bisa dinikmati oleh penonton.
Avatar: The Last Airbender merupakan animasi legendaris yang sangat populer bagi kalangan anak-anak. Kepopulerannya itu akhirnya membuat animasi ini merilis serial live action yang ditayangkan di Netflix pada 22 Februari 2024 lalu.
Animasi ini sangat populer karena menceritakan bagaimana Aang menjadi seorang Avatar yang harus mengendalikan 4 elemen. Namun, cerita Avatar: The Last Airbender ini juga menampilkan isu-isu sosial yang sering terjadi di kehidupan nyata. Apa saja? simak langsung di bawah ini, yuk!
1. Pembantaian kaum pengembara udara yang dilakukan negara api merupakan representasi dari genosida, tindakan pembunuhan massal suatu kaum

pengembara udara (dok. Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender) 2. Negara api telah melakukan perang dunia selama 100 tahun dan membuat seluruh orang di dunia menderita

Aang dan Zuko (dok. Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender) 3. Animasi ini juga tunjukkan diskriminasi terhadap wanita ketika peraturan suku air kutub utara melarang wanita berlatih untuk perang

Katara (dok. Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender) 4. Pada arc Ba Sing Se diperlihatkan bagaimana para pemberontak melakukan cuci otak untuk membuat pasukan agar bisa menguasai Ba Sing Se

Joo Dee (dok. Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender) 5. Siapa di sini yang orang tuanya protektif? Hal ini juga dialami oleh Toph yang memiliki orang tua yang protektif dikarenakan dirinya yang buta

Toph Beifong (dok. Nickelodeon/Avatar The Last Airbender) 6. Awal mula perang 100 tahun bisa terjadi karena Sozin berkhianat pada Avatar Roku, bahkan membiarkan Roku mati di tengah letusan gunung api

Sozin dan Avatar Roku (dok. Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender) 7. Keinginan negara api menguasai seluruh dunia baik itu rakyat dan wilayahnya mencerminkan tindakan kolonialisme dan imperialisme

Azula (dok. Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender) 8. Raja Ozai menunjukkan sebagai raja yang diktator. Hal ini terbukti dari dirinya yang tidak disuka rencananya disela orang lain

Raja Api Ozai (dok. Nickelodeon/Avatar: The Last Airbender) Ternyata Avatar: The Last Airbender menghadirkan begitu banyak isu sosial yang sering terjadi di kehidupan nyata. Namun animasi ini dikemas dengan menyenangkan sehingga masih bisa kita nikmati. Menurutmu, ada isu sosial lainnya gak nih dari Avatar: The Last Airbender?





















