Polisi Kejar Pelaku Penembakan Pedagang Kios di Puncak Papua Tengah

Puncak, IDN Times – Kepolisian Resor (Polres) Puncak bersama Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan yang menimpa seorang warga sipil di Jalan Pancuran, Kampung Kibologame, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Kamis (23/5/2024).
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times pada Jumat (24/5/2024) siang. Benny menjelaskan, insiden penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIT saat korban bernama Sudirman sedang menutup kios miliknya.
"Kejadian bermula ketika korban hendak menutup kios. Tak lama kemudian, seorang OTK (orang tak dikenal) berjalan menuju arahnya dan melepaskan satu tembakan. Namun, korban berhasil menghindar dan bersembunyi," jelas Benny.
Lanjutnya, pelaku kemudian kembali melepaskan tembakan yang mengarah ke tempat persembunyian korban, sehingga menyebabkan Sudirman terluka. "Korban terkena tembakan di punggung kaki sebelah kanan dan tulang kering kaki sebelah kiri," ungkap Benny.
"Setelah melakukan aksinya, pelaku berhasil melarikan diri. Korban yang dalam keadaan sadar segera dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan," imbuhnya.
Saat ini, kata Benny, korban dalam keadaan sadar dan sedang mendapatkan perawatan medis. Di samping itu, Polres Puncak pun telah melakukan olah TKP dan menemukan satu buah proyektil berbahan timah di lokasi kejadian. Benny menyebut, aparat keamanan saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan berdasarkan ciri-ciri yang sudah diketahui.
"Kami berkomitmen untuk menangkap pelaku secepat mungkin dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Keamanan di wilayah Ilaga juga telah ditingkatkan dengan patroli yang lebih intensif guna menciptakan suasana yang aman bagi masyarakat," tegas Benny.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang dapat membahayakan keamanan dan ketertiban. "Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini. Kami meminta warga untuk segera melaporkan jika melihat hal-hal yang mencurigakan agar kami dapat segera mengambil tindakan," kata dia.



















