Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSM Segera Cuci Gudang, Hanya 25 Persen Pemain yang Dipertahankan
Pesepak bola Madura United Jose Brandao Goncalves Junior (kanan) menendang bola ke gawang dibayangi pesepak bola PSM Makassar Muh Mulfi Hidayat (kiri) saat pertandingan BRI Super League di Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026). ANTARA FOTO/Moch Asim/agr
  • PSM Makassar menutup musim 2025/2026 dengan kekalahan 0-2 dari Madura United dan finis di papan bawah, disebut sebagai musim terburuk oleh caretaker Ahmad Amiruddin.
  • Manajemen berencana melakukan perombakan besar, hanya mempertahankan sekitar 25 persen pemain dari skuat saat ini demi meningkatkan performa tim musim depan.
  • Ahmad Amiruddin berharap evaluasi besar-besaran membuat PSM kembali bersaing di papan atas dan memanfaatkan lisensi klub Asia yang sudah dikantongi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Rampungnya pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 menyisakan evaluasi mendalam bagi PSM Makassar. Kekalahan 0-2 di markas Madura United, Sabtu (23/5/2026) sore, menjadi penutup dari rangkaian performa inkonsisten PSM yang harus tertahan di papan bawah hingga akhir kompetisi.

Usai pertandingan, caretaker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, membeberkan rencana manajemen jelang musim depan. Ia mengisyaratkan bakal ada perombakan besar-besaran di dalam skuat Pasukan Ramang.

1. Caretaker PSM, Ahmad Amiruddin, menyebut musim ini jadi yang terburuk sepanjang era Liga 1/Super League

Caretaker PSM Makassar yakni Ahmad Amiruddin dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 melawan Bali United, Minggu 26 April 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Ahmad Amiruddin tidak ragu menyebut bahwa performa tim sepanjang musim 2025/2026 adalah prestasi terendah bagi klub asal Sulawesi Selatan tersebut. Rentetan hasil minor membuat PSM harus terseok-seok mengamankan poin demi tidak terlempar dari kasta tertinggi.

"Ini musim terburuk kami di (era) Liga 1," ujar Amiruddin dalam sesi jumpa pers selepas pertandingan di Stadion Gelora Bangkalan, Kab. Bangkalan. Jika melihat ke belakang, capaian musim ini memang lebih buruk dari memori kelam musim 2021/2022 silam. Kala itu, PSM Makassar terdampar di peringkat ke-14 klasemen akhir.

2. Hanya ada 25 persen dari komposisi pemain saat ini yang akan dipertahankan pihak manajemen

Striker PSM Makassar, Luka Cumic (tengah), merayakan golnya ke gawang PSIM Makassar dalam partai pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Kab. Bantul, pada 10 April 2026. (instagram.com/psm_makassar)

Pernyataan paling mengejutkan yang dilontarkan Amiruddin yakni komposisi pemain. Demi mengembalikan taji tim, ia mengisyaratkan akan ada perombakan besar-besaran. Mayoritas pemain dalam skuat saat ini agaknya dinilai tidak memenuhi standar untuk musim depan.

"Yang bisa dipertahankan hanya 25 persen dari skuat," ungkapnya secara singkat dalam kesempatan yang sama. Pernyataan tersebut jelas menjadi sinyal kuat bahwa manajemen akan melakukan cuci gudang dan berburu banyak pilar baru di bursa transfer mendatang.

3. Juku Eja diharap bisa kembali bersaing di papan atas musim depan setelah evaluasi besar-besaran

Pesepak bola PSM Makassar Victor Luiz (kanan) bersama Gledson Paixao (kiri) berusaha merebut bola dari pesepak bola Borneo FC Samarinda Villa (tengah) pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/4/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/bar

Lebih jauh, Amiruddin menegaskan bahwa papan bawah sama sekali tidak mencerminkan nama besar Juku Eja. Juara musim 2022/2023 ini dinilainya harus langsung berbenah sejak hari pertama jeda kompetisi. Ia pun berharap manajemen bergerak cepat memanfaatkan status kelolosan lisensi klub Asia (ACL 2) tanpa sanksi FIFA yang sudah dikantongi.

"Saya berharap ke depannya PSM selayaknya bisa berada di papan atas. Mudah-mudahan untuk persiapan musim depan, manajemen mempersiapkan diri untuk bersaing di papan atas," kata pelatih kelahiran Bone tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team