Liga Rampung, Amiruddin Segera Setor Rapor Pemain ke Manajemen PSM

- PSM Makassar menutup musim dengan kekalahan 0-2 dari Madura United, di tengah badai cedera yang membuat empat pemain asing absen.
- Ahmad Amiruddin akan segera menyerahkan rapor pemain kepada manajemen untuk menentukan siapa yang dipertahankan atau dilepas jelang musim baru.
- PSM Makassar finis di posisi ke-15 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026, hanya satu tingkat di atas zona degradasi dengan total 34 poin.
Makassar, IDN Times - PSM Makassar langsung mengalihkan fokus usai melakoni laga pamungkas BRI Super League 2025/2026. Kekalahan 0-2 dari Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) sore, jadi penanda dimulainya perombakan besar-besaran dalam tubuh tim.
Ini diungkap oleh caretaker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, dalam sesi konferensi pers selepas pertandingan. Di depan awak media, pelatih 43 tahun tersebut mengaku akan segera menyerahkan rapor pemain kepada manajemen untuk menentukan masa depan tim.
1. Skuat dalam kondisi pincang sebelum melawat ke Bangkalan, dan hilang fokus di akhir babak pertama

Ahmad Amiruddin mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang telah berjuang maksimal. Ia membeberkan bahwa tantangan PSM terbilang berat bahkan sebelum laga dimulai akibat badai cedera yang menghantam legiun asing mereka.
"Pemain sudah melakukan tugasnya dengan baik. Tapi memang kami berangkat ke Madura dengan situasi empat pemain asing kami dalam kondisi cedera," ujar Amiruddin.
Meski sempat memberi perlawanan sengit di awal babak pertama, rapuhnya konsentrasi di penghujung babak pertama jadi titik balik tuan rumah. "Kita memulai laga dengan sangat bagus, pemain bekerja keras. Tetapi mereka kehilangan fokus, akhirnya lawan bisa mencetak gol dan itu mengubah situasi," imbuh Amiruddin.
2. Setelah hasil minor di markas Madura United, tim pelatih langsung memberi rapor para pemain ke manajemen

Lebih lanjut, penyerang PSM dekade 2000-an tersebut menegaskan bahwa hasil minor di partai pekan ke-34 ini akan menjadi bahan pertimbangan utama saat menyusun kerangka tim jelang musim baru. Manajemen dipastikan akan bergerak aktif menentukan siapa saja penggawa yang layak dipertahankan.
"Saya pikir dari hasil pertandingan ini, yang kami bisa lakukan adalah memberi laporan ke manajemen terkait kondisi pemain, siapa yang bertahan dan yang mungkin tidak bersama PSM lagi (musim depan)," tegas pelatih asal Bone tersebut.
3. Pasukan Ramang finis di peringkat 15 klasemen akhir musim 2025/2026, tepat satu peringkat di atas zona degradasi

Di lain sisi, laga melawan Laskar Sape Kerrab ini memberi kesan mendalam bagi pemain muda PSM, Kaka Amrullah. Gelandang kelahiran Kolaka yang ditarik keluar pada awal babak kedua tersebut bersyukur akhirnya diberi kesempatan debut di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada coach Amiruddin karena telah memberi saya kesempatan debut. Tapi sayang sekali kami belum bisa memberikan kemenangan untuk PSM," ungkap pemain yang masih berusia 18 tahun tersebut dengan nada kecewa.
Kekalahan di Bangkalan membuat Yuran Fernandes dan kawan-kawan finis di peringkat 15 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026, dengan koleksi 34 poin dari 34 laga. Mereka berada satu peringkat di atas zona degradasi yang dihuni Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak.
















