Jelang Jajal Persija, Pelatih PSM Soroti Keras Kinerja Wasit

Makassar, IDN Times - Suasana jumpa pers pra-pertandingan pekan ke-24 BRI Liga 1 2024/2025 antara PSM Makassar dan Persija Jakarta pada Sabtu sore (22/2/2025) berjalan cukup tegang. Ini lantaran pelatih kepala PSM, Bernardo Tavares, kembali menyoroti kinerja wasit yang dianggapnya buruk selama beberapa laga terakhir.
Tavares, dengan nada bicara yang tinggi, mempertanyakan kualitas wasit yang menurutnya mempengaruhi hasil akhir pertandingan. Ia mencontohkan laga kontra PSIS Semarang pada Minggu lalu (16/2/2025), di mana ada dua gol yang dicetak timnya justru dianulir oleh wasit secara kontroversial.
1. Pelatih kepala PSM, Bernardo Tavares, khawatir timnya kembali bertemu wasit berkinerja buruk

"Anda melihat pertandingan-pertandingan kami? Jika Anda mengatakan apa yang harus kami tingkatkan, coba lihat pertandingan kami melawan PSIS. Berapa peluang kami dapatkan dan bagaimana peluang-peluang itu digagalkan oleh wasit. Dan gol dari PSIS Semarang itu sebenarnya offside," ujar Tavares dengan nada geram.
Tak sampai di situ, Tavares juga mengatakan Juku Eja kerap mendapat ketidakadilan dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia merasa khawatir bahwa hal ini akan berlanjut saat timnya lakoni duel klasik melawan Macan Kemayoran.
"Kalau pertandingan besok berjalan adil dan pada akhirnya Persija tampil lebih baik, maka kami ucapkan selamat. Saya tidak mau ada perasaan besok bahwa wasit membantu Persija sebab itu tidak adil. Saya tidak ingin wasit membantu PSM. Saya cuma ingin pertandingan yang adil, hanya itu," tegas pelatih asal Portugal tersebut.
2. Bek PSM, Yuran Fernandes, mengaku sudah lelah melihat kualitas wasit di Liga 1

Senada dengan Tavares, bek dan kapten PSM Makassar yakni Yuran Fernandes turut mengeluhkan kinerja korps pengadil di atas lapangan. Ia bahkan mengaku sudah lelah melihat performa wasit yang tidak konsisten, serta cenderung merugikan timnya.
"Saya tidak mau beralasan lagi terkait wasit besok. Saya sudah lelah melihat performa wasit di Liga 1. Dan jika mereka pun bekerja dengan tidak bagus, kami akan camkan dalam kepala kami bahwa kami akan menang tanpa ada bantuan wasit di pihak kami," kata bek 30 tahun tersebut.
Yuran bisa dua kali menjebol gawang PSIS pada laga terakhir. Tapi, gol pertama dianulir karena pemain asal Cape Verde ini sudah dalam posisi offside. Gol keduanya dibatalkan karena dianggap terlibat saling dorong bek lawan, meski tayangan ulang memperlihatkan Yuran lebih dulu dilanggar.
3. Jika berhasil menang, Juku Eja akan dekati papan atas klasemen sementara

Saat ini, Yuran Fernandes dan kawan-kawan berada di peringkat 10 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025 dengan perolehan 33 poin. Jika berhasil menaklukkan Persija, mereka bisa mendekati papan atas dengan menggeser Arema FC di posisi tujuh.
Duel klasik sesama alumnus Perserikatan ini sendiri berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar pada Minggu sore (23/2/2025) besok. Ini lantaran proses renovasi Stadion Gelora BJ Habibie Parepare masih dalam tahap penyelesaian akhir, sehingga belum bisa digunakan oleh PSM.

![[KLASIK] Piala Liga Kembali, Memori Makassar Utama Jawara Edisi 1986](https://image.idntimes.com/post/20250424/460821731-2284584051874600-1881088136233521545-n-5842d6e549f3c7b72e71e1c0d5f41109-59d5535f542391c5ed3828ff701b65fc.jpg)















