Darije Kalezic Nahkodai PSM Lagi, Durasi Kontrak 3 Tahun

- PSM Makassar resmi menunjuk Darije Kalezic sebagai pelatih baru dengan kontrak tiga tahun, diumumkan dalam konferensi pers di Makassar Creative Hub.
- Manajemen mengungkap komunikasi dengan Darije sudah terjalin sejak Maret 2026, setelah ia berpisah dari klub Serbia dan PSM tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
- Darije menyatakan siap melakukan pembenahan total demi memulihkan kejayaan PSM, bahkan telah memimpin latihan perdana bersama 19 pemain di Stadion Kalegowa.
Makassar, IDN Times – Manajemen PSM Makassar resmi memperkenalkan Darije Kalezic sebagai nakhoda baru untuk musim 2026/2027. Sesi konferensi pers perdana arsitek asal Bosnia-Herzegovina tersebut berlangsung di Makassar Creative Hub pada Minggu (19/7/2026) sore.
Dalam kesempatan yang sama, manajer PSM yakni Muhammad Nur Fajrin mengumumkan bahwa Kalezic diikat dengan kontrak berdurasi 3 tahun. Langkah ini disebut sebagai bagian dari proyek jangka panjang demi memulihkan reputasi klub.
1. Oleh manajemen, Darije Kalezic dianggap sudah memahami PSM Makassar luar dan dalam

Lebih jauh, pihak manajemen membeberkan alasan Darije kembali digaet sebagai juru taktik. Lantaran sudah menukangi tim pada tahun 2019, sang juru taktik dianggap sudah memahami PSM Makassar luar dan dalam, termasuk filosofi bermain.
"Beliau sudah menangani kita di musim kompetisi 2019, tahu betul PSM seperti apa, dan juga memberikan prestasi, dan ternyata itu bukan yang terakhir. Mudah-mudahan itu menjadi pembuka lagi untuk tahun ini dan hal-hal baik yang akan kita hadapi ke depan," ungkap Fajrin di hadapan para pewarta.
2. Proses komunikasi antara PSM dan Darije ternyata sudah berlangsung sejak Maret 2026

Komunikasi antara PSM Makassar dengan Darije sendiri ternyata sudah berlangsung sejak bulan Maret 2026. Saat itu, sang juru taktik sedang menganggur setelah kontraknya diputus secara sepihak oleh klubnya, FK TSC Backa Topola, di Serbia. Di saat yang sama, Juku Eja sedang berjuang mati-matian untuk menjauh dari zona degradasi.
"Kami kemudian berdiskusi tentang keadaan PSM pada saat itu, dan coach juga menonton pertandingan-pertandingan kita di bulan-bulan terakhir kompetisi (musim 2025/2026). Setelah diskusi kembali dilakukan setelah musim berakhir, keputusan yang diambil adalah Darije bersedia kembali ke Makassar," papar Fajrin.
3. Darije berambisi untuk melakukan pembenahan total di skuat Pasukan Ramang

Sementara itu, Darije mengaku memiliki misi khusus untuk memulihkan nama besar PSM. Ia sempat menonton sejumlah pertandingan Yuran Fernandes dan kawan-kawan, dan menganggap bahwa tim sedang perlu pembenahan total.
"Saya bahagia bisa melatih PSM lagi. Saya melihat PSM tidak tampil sesuai dengan harapan, tidak sama seperti saat saya melatih 7 tahun lalu. Tentu kelihatan ada sesuatu yang salah. Namun, saya terpanggil untuk kembali bekerja kembali di Makassar," ujar pelatih 56 tahun itu.
Darije sendiri sudah berada di Makassar sejak awal pekan lalu. Ia bahkan telah memimpin sesi latihan pertama PSM di Stadion Kalegowa pada Kamis (16/7/2026) dan diikuti 19 pemain.


















