Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berapa Poin Bisa PSM Kantongi di Sisa Musim? Ini Prediksinya
Para pemain PSM Makassar berpose sebelum laga kontra Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Liga 1 2021/22 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Sabtu 19 Februari 2022. (Dok. PT. Liga Indonesia Baru)

Makassar, IDN Times - Seri keempat BRI Liga 1 2021/2022 akan berakhir setelah pertandingan pekan ke-28 yang dimulai Minggu besok (27/2/2022). Di akhir seri ini, PSM Makassar akan menjajal PSS Sleman, pada laga yang digelar Selasa, 1 Maret 2022.

Meski grafik permainan Wiljan Pluim dkk belum meningkat, tren negatif bisa diakhiri pada Jumat malam kemarin (25/4/2022). Tim kandidat juara Bhayangkara FC bisa ditahan imbang 0-0.

Satu poin atas The Guardian memberi Juku Eja tambahan motivasi misi menjauh dari zona merah. Tapi, akan seperti apa perjuangan mereka dalam tujuh partai sisa? Berikut IDN Times menyajikan prediksinya.

1. PSM bisa memetik poin penuh saat berjumpa PSS Sleman

Pesepak bola PSS Sleman Riki Dwi Saputro (tengah) bersama Juninho (kiri) dan Aaron Evans (kanan) merayakan gol pertama ke gawang Persiraja Banda Aceh pada pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (7/1/2022). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.

Laga PSM terdekat adalah melawan Super Elja. Anak asuh I Putu Gede Dwi Santoso tersebut masih dipusingkan dengan performa naik turun. Mereka bahkan baru sekali menang dalam empat laga terakhir, dan bergeming di papan tengah klasemen.

Di atas kertas kekuatan kedua tim sebenarnya tak jauh berbeda. Tapi PSS bisa dibekuk jika PSM bisa tampil lebih ngotot, dan berani meminta para winger untuk lebih banyak bermanuver.

Masuk pekan ke-29, PSM harus ladeni PSIS Semarang. Setali tiga uang, Laskar Mahesa Jenar juga sedang angin-anginan sebagai imbas dari gonta-ganti pelatih. Mereka terpental dari papan atas setelah gagal meraih satupun kemenangan di delapan laga teranyar. PSM bisa memetik minimal hasil imbang atas anak-anak Semarang.

2. Persija berpotensi tetap memberi kesulitan untuk Wiljan Pluim dkk

Pesepak bola Persija Jakarta Irfan Jauhari (tengah) berselebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Persik Kediri saat pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/2/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

Pekan ke-30 dan ke-31, PSM menghadapi dua tim papan bawah yakni Persipura Jayapura dan Persela Lamongan. Tim Mutiara Hitam berpotensi memberi ujian. Grafik permainan Ian Louis Kabes dkk sudah membaik jika dibandingkan putaran pertama. Joop Gall harus memutar otak lebih banyak bahkan cuma untuk mendapat satu poin.

Persela masih minim gebrakan. Strategi pembelian pemain di jendela transfer tengah musim belum memberi dampak signifikan. PSM berpotensi bisa menjinakkan Laskar Joko Tingkir.

Masuk pekan ke-32, Persija Jakarta sudah menunggu. Menurunnya performa Marko Simic tak serta merta menurunkan daya gedor Macan Kemayoran. Pada pertemuan putaran pertama, bek-bek PSM dibuat kewalahan oleh aksi Riko Simanjuntak serta Alfriyanto Nico. Imbang atas Persija sudah sangat memuaskan.

3. Juku Eja perlu keajaiban untuk menekuk Arema FC di pekan terakhir

Pesepak bola Arema FC Carlos Fortes berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (18/2/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.

Di dua laga terakhir, Pasukan Ramang menjajal Persiraja Banda Aceh serta Arema FC. Tiga poin berpotensi bisa diraih PSM saat berjumpa Laskar Rencong yang masih berstatus juru kunci klasemen. Sedangkan melawan Singo Edan pada pekan penutupan, PSM butuh keajaiban jika ingin meraih poin penuh.

Total ada 14 poin potensial yang bisa dipetik PSM pada sisa tujuh laga. Sehingga anak asuh Joop Gall finis dengan kisaran antara 40 hingga 43 poin. Papan tengah, antara peringkat 10 hingga 13, akan mereka tempati pada akhir musim. Tapi, perlu kerja keras untuk mengantongi poin-poin tersebut. Jadwal padat dan hasil tes PCR juga jadi momok.

"Jika anak asuh saya selalu bekerja keras dan menjalankan instruksi saya dengan baik di tujuh laga sisa, bukan tak mungkin kita akan mengamankan beberapa poin dan tetap bertahan di liga," ujar coach Gall dalam sesi jumpa pers virtual selepas laga kontra Bhayangkara FC, Jumat malam (25/2/2022).

Editorial Team

Related Article