Comscore Tracker

Bahas Kebutuhan Ikan di Sulsel, Nurdin Bertemu Nelayan

Jangan persulit izin kalau bisa satu jam

Makassar, IDN Times - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bertemu nelayan di Pelabuhan Untia, Kota Makassar, Senin (15/7). Pertemuan itu diharapkan agar nelayan bisa menyampaikan seluruh keluhan mereka.

Menurut Nurdin, pihaknya bakal menampung seluruh aspirasi dari masyarakat termasuk apa yang dibutuhkannya. “Ini kesempatan bagi nelayan, apa saja yang menjadi keluhannya silakan sampaikan dan apa yang menjadi kebutuhan Bapak,” kata Nurdin saat sambutan.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Sebut Tudingan Soal Rp10 Miliar Tidak Masuk Akal

1. Pertemuan ini membicarakan kebutuhan ikan di Sulsel

Bahas Kebutuhan Ikan di Sulsel, Nurdin Bertemu NelayanIDN Times/Istimewa

Pertemuan yang dinamakan tudang sipulung itu, menurut Nurdin, menjadi momentum penting bagi pemerintah maupun nelayan. Sebab mereka bisa membahas terkait kebutuhan ikan di Sulsel.

Berdasarkan data di Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, demikian dikutip dari Antara, tercatat konsumsi ikan telah mencapai 54 kilogram per kapita per tahun. Itu melampaui target nasional pada tahun lalu sebesar 50,8 kilogram per kapita per tahun.

“Jadi Sulsel ini penghasil ikan dan juga konsumen ikan yang besar,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulsel Sulkaf S Latief seperti dikutip Antara.

2. Gubernur Nurdin: jangan persulit izin jika bisa diselesaikan satu jam

Bahas Kebutuhan Ikan di Sulsel, Nurdin Bertemu NelayanDidit Hariyadi

Bahkan Nurdin Abdullah juga mengingatkan kepada semua pihak, termasuk yang memiliki kepentingan, agar tidak ada yang mempersulit soal perizinan.

“Jangan persulit izin kalau bisa diselesaikan satu jam saja,” ucap mantan Bupati Bantaeng dua periode ini. Dengan begitu maka penyederhanaan izin bisa membuat masyarakat lebih sejahtera.

3. Nurdin ingin Sulsel memiliki daya saing dan ekspor

Bahas Kebutuhan Ikan di Sulsel, Nurdin Bertemu NelayanIDN Times/Istimewa

Menurut dia, penyederhanaan izin itu salah satu cara mendorong percepatan dan kemudahan bagi seluruh nelayan agar memiliki daya saing dan ekspor. “Jadi nelayan harus memiliki skill supaya ke depannya anak anak kita juga tidak takut menjadi nelayan,” tambahnya.

Karena sesuai misi yang disampaikan Presiden Joko Widodo, masyarakat dan pemerintah harus saling bahu-membahu untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Aplikasi Ini Bisa Memandu Nelayan Menemukan Ikan 

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You