Pemkot Makassar Kerahkan 100 Pemeriksa Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) menurunkan tim pemantau dan pemeriksa hewan ternak kurban. Tim bekerja jelang Idul Adha 1444 Hijriah.
Kepala DP2 Makassar Evy Aprialti mengatakan tim beranggotakan 100 orang akan bekerja memeriksa dan mengawasi kesehatan hewan kurban yang akan disembelih. Demikian pula dengan kelayakan hewan-hewan sesuai syariat Islam.
"Kesehatan adalah yang utama, kemudian menyusul persyaratan lainnya," kata Evy dikutip dari Antara, Kamis (15/6/2023).
1. Selain pemeriksaan fisik, ada pengambilan sampel darah hewan

Evy mengakan, tim bekerja memeriksa ante mortem, yaitu pemeriksaan fisik secara klinis. Selain itu ada uji laboratorium guna memastikan apakah hewan kurban layak dan memenuhi syarat dikurbankan.
Pemeriksaan ante mortem mencakup beberapa aspek, termasuk pemeriksaan liur, lidah, dan sampel darah. Hewan kurban harus memenuhi syarat untuk dikurbankan, yaitu dalam kondisi tidak cacat, sehat, dan bebas dari penyakit.
Evy Aprialti menyebutkan bahwa pemeriksaan ante mortem hanya membutuhkan waktu sekitar delapan menit untuk setiap ekor hewan kurban. Sampel darah yang diperiksa akan dibawa ke laboratorium di Kantor Balai Veteriner di Kabupaten Maros.
2. Pemkot gandeng sejumlah perguruan tinggi

Pemerintah bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Makassar dalam pemantauan dan pemeriksaan hewan ternak tersebut. Selain itu, terdapat tim yang terdiri dari dokter hewan dari DP2 Makassar dan beberapa universitas di Kota Makassar, seperti Universitas Bosowa, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar (UNM), dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.
Tim-tim tersebut diturunkan untuk melakukan pemeriksaan di pos-pos ternak hewan yang berada di setiap kecamatan di Kota Makassar. Misalnya, di Kecamatan Manggala, tim akan memeriksa kondisi hewan ternak, seperti di Kelurahan Tamangapa yang memiliki sekitar 100 ekor hewan ternak.
3. Pemeriksaan dimulai sepekan jelang Idul Adha

Pemeriksaan hewan ternak ini direncanakan dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2023. Hal ini dikarenakan menjelang perayaan Idul Adha, pada H-7 biasanya seluruh hewan ternak sudah masuk ke Kota Makassar untuk dijual di tempat-tempat penjualan yang berada di kecamatan.
Setelah hewan ternak kurban diperiksa, tim dari DP2 Makassar akan memberikan penanda berupa tindik di telinga hewan dan juga memberikan kartu atau sertifikat sebagai bukti bahwa pemeriksaan telah dilakukan.

















![[BREAKING] Anggota Polisi di Polda Sulsel Tewas Diduga Dianiaya Senior](https://image.idntimes.com/post/20260222/1000748920_d74da805-0a75-45bb-9ca1-36b62a14dcc0.jpg)

