Suhu Udara di Makassar Capai 34 Derajat Celcius, Waspada Cuaca Panas

- Suhu udara di Makassar dan sekitarnya mencapai 34 derajat Celsius, menandai tren cuaca panas yang mulai terasa di wilayah Sulawesi Selatan.
- BMKG memprakirakan cuaca cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa daerah seperti Luwu Raya, Toraja, dan sebagian wilayah pesisir.
- Peningkatan suhu dikaitkan dengan masa peralihan dari musim hujan ke kemarau, yang diperkirakan berlangsung bertahap sejak akhir April hingga Mei 2026.
Makassar, IDN Times - Suhu udara di wilayah Sulawesi Selatan diprakirakan mencapai 34 derajat Celsius pada Senin (20/4/2026). Kondisi ini sejalan dengan tren cuaca panas yang mulai terasa dalam beberapa waktu terakhir, khususnya di Makassar dan sekitarnya.
Berdasarkan prakiraan cuaca harian dari BMKG, suhu udara di Sulsel berada pada kisaran 19 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 69 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 9 sampai 25 kilometer per jam, tanpa adanya peringatan dini cuaca ekstrem.
Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan diprediksi cerah hingga berawan. Meski demikian, potensi hujan ringan tetap ada di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Palopo. Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah, dengan intensitas sedang di daerah Luwu Raya serta Tana Toraja dan Toraja Utara. Sementara itu, wilayah Jeneponto, Makassar, dan Takalar diperkirakan berawan.
Pada malam hari, kondisi cuaca umumnya berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Barru, Pangkep, hingga Tana Toraja dan sekitarnya. Dini hari juga diprediksi berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa daerah termasuk Pinrang dan wilayah Luwu Raya.
Suhu panas yang dirasakan belakangan ini disebut berkaitan dengan masa peralihan musim hujan ke musim kemarau. Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Agus, sebelumnya menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan fenomena umum saat memasuki fase transisi musim.
“Kondisi cuaca yang saat ini cukup panas itu karena kita ketahui bahwa Makassar sendiri sudah mau memasuki musim kemarau,” ujar Agus kepada IDN Times, Jumat (17/4/2026).
Ia menyebutkan bahwa wilayah Sulawesi Selatan mulai memasuki musim kemarau secara bertahap sejak dasarian ketiga April, sementara Kota Makassar diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026. Dalam periode ini, kenaikan suhu udara menjadi salah satu indikator yang lazim terjadi.
Agus juga menegaskan bahwa meski suhu udara terasa cukup terik, kondisi tersebut masih dalam batas normal. “Biasanya setelah tanda peralihan musim, terjadi kenaikan suhu udara yang cukup signifikan. Namun saat ini kondisi sangat panas yang terjadi masih normal,” katanya.
Ia menambahkan bahwa lonjakan suhu ini merupakan karakteristik umum saat intensitas hujan mulai menurun. Kondisi tersebut diperkirakan akan terus berlangsung seiring pergeseran musim menuju kemarau di wilayah Sulawesi Selatan.


















