Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kloter 1 Masuk Besok, 16.750 Jemaah Siap Berangkat dari Makassar

Kloter 1 Masuk Besok, 16.750 Jemaah Siap Berangkat dari Makassar
Apel siaga PPIH Embarkasi Makassar digelar di Asrama Haji Sudiang, Senin (20/4/2026). (Dok. Kemehaj Sulsel)
Intinya Sih
  • Embarkasi Makassar siap memberangkatkan 16.750 jemaah dari delapan provinsi timur Indonesia, dengan dukungan lintas instansi untuk memastikan pelayanan aman dan nyaman.
  • Kloter pertama asal Kabupaten Soppeng mulai masuk Asrama Haji Sudiang pada 21 April 2026, menandai dimulainya operasional haji Embarkasi Makassar tahun ini.
  • Tahun ini kartu Nusuk dibagikan langsung di embarkasi sebagai identitas digital jemaah untuk mempermudah verifikasi dan akses layanan selama ibadah haji.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Persiapan pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Makassar memasuki tahap akhir. Jemaah kloter pertama dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Sudiang pada Selasa, 21 April 2026, menandai dimulainya operasional haji di kawasan tersebut.

Kesiapan itu ditandai dengan apel siaga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar 1447 H/2026 M yang digelar di halaman Wisma Jabal Uhud, Senin (20/4/2026). Apel dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, M. Ishaq Iskandar.

Dalam arahannya, Ishaq menekankan kesiapan penuh seluruh petugas dalam memberikan layanan kepada jemaah. Dia meminta seluruh unsur yang terlibat bekerja dengan standar tinggi selama proses pemberangkatan hingga pemulangan.

"Profesionalisme dan integritas harus menjadi prinsip utama. Layani jemaah dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab," kata Ishaq.

1. Layani 16.750 jemaah dari 8 provinsi

ilustrasi haji (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi haji (IDN Times/Aditya Pratama)

Embarkasi Makassar tahun ini akan melayani total 16.750 jemaah haji yang terbagi dalam 43 kelompok terbang (kloter). Jemaah berasal dari delapan provinsi di kawasan timur Indonesia, meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Untuk mendukung kelancaran operasional, berbagai instansi dilibatkan dalam PPIH, mulai dari unsur kesehatan, imigrasi, pihak bandara, maskapai, hingga TNI dan Polri.

Ishaq juga mengingatkan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam mengantisipasi berbagai potensi kendala. Pelayanan humanis menjadi perhatian, terutama bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok berisiko tinggi.

"Pastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan jemaah ke daerah masing-masing," katanya.

2. Kloter pertama mulai masuk 21 April

Kloter 41 Embarkasi Makassar saat masuk Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (28/5/2025). (Dok. Kemenag Sulsel)
Ilustrasi Kloter 41 Embarkasi Makassar saat masuk Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (28/5/2025). (Dok. Kemenag Sulsel)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menyebut seluruh persiapan teknis telah rampung. Kloter pertama dipastikan siap diberangkatkan sesuai jadwal.

Jemaah kloter 1 asal Kabupaten Soppeng dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sudiang pukul 08.00 WITA dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada dini hari berikutnya. Sementara itu, kloter 2 asal Kabupaten Sidrap dijadwalkan masuk pada hari yang sama dan diberangkatkan setelahnya.

"Seluruh stakeholder yang tergabung dalam PPIH Embarkasi Makassar siap memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah," kata Ikbal.

3. Kartu Nusuk dibagikan sejak di embarkasi

Jemaah calon haji kloter pertama Embarkasi Makassar memasuki Asrama Haji Sudiang, Rabu (1/5/2025). (IDN Times/Istimewa)
Jemaah calon haji kloter pertama Embarkasi Makassar memasuki Asrama Haji Sudiang, Rabu (1/5/2025). (IDN Times/Istimewa)

Pada penyelenggaraan haji tahun ini, terdapat penyesuaian layanan berupa pembagian kartu Nusuk di embarkasi. Jika sebelumnya diberikan di Arab Saudi, maka kini kartu tersebut dibagikan sejak jemaah tiba di Asrama Haji.

"Kartu Nusuk tersebut dibagikan di Asrama Haji Embarkasi, dan hal ini sangat membantu Jemaah haji kita," kata Ikbal.

Kartu Nusuk merupakan identitas digital resmi berbentuk kartu pintar yang wajib dimiliki jemaah haji. Kartu ini digunakan untuk verifikasi data, akses layanan, serta pengawasan selama berada di Makkah dan Armuzna.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More