Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, Polisi Dalami Motif Pelaku

- Agrapinus Rumatora, Ketua DPC Golkar Maluku Tenggara, tewas ditikam sesaat setelah tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra pada Minggu pagi.
- Polisi menangkap dua terduga pelaku berinisial HR dan FU hanya dua jam setelah kejadian, sementara motif pembunuhan masih diselidiki.
- Polda Maluku menegaskan komitmen mengusut kasus ini secara profesional serta mengimbau masyarakat tetap tenang agar situasi tetap kondusif.
1. Ditikam tak lama setelah mendarat

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIT, tepat di area pintu keluar bandara. Saat itu, korban baru saja mendarat dari Jakarta sebelum tiba-tiba diserang pelaku menggunakan sebilah pisau.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, membenarkan insiden tersebut. “Korban ditikam oleh orang tidak dikenal, dan pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” ujarnya.
2. Polisi dalami motif pembunuhan

Korban sempat dilarikan keluarga ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka serius yang diderita.
Aparat kepolisian bergerak cepat. Dipimpin Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi, tim berhasil menangkap dua terduga pelaku dua jam setelah kejadian.
Keduanya berinisial HR (28) dan FU (36), dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Maluku Tenggara. “Motif masih dalam pendalaman penyidik,” kata Rositah.
3. Polda Maluku janji usut tuntas

Kapolda Maluku telah menginstruksikan agar kasus ini ditangani secara profesional, transparan, dan tuntas. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban dan simpatisan, untuk menahan diri.
“Kami minta masyarakat tidak terprovokasi dan tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini kondisi di Maluku Tenggara tetap aman dan kondusif,” tegasnya.


















