Comscore Tracker

GoFood Tawarkan Menu Hemat, Pesan Makanan Lebih Murah dan Praktis

Harga makanan lebih murah hingga 50 persen

Makassar, IDN Times - Layanan pesan-antar makanan online GoFood menghadirkan inovasi bau bagi pelanggan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, lewat program Menu Hemat On The Go Meals.

Bekerja sama dengan sejumlah merchant, GoFood menawarkan beragam kuliner pilihan dengan harga murah dan porsi lebih praktis. District Head Gojek Sulawesi Adwin Pratama Anas mengatakan, program itu memberikan opsi yang lebih ekonomis bagi pelanggan setia GoFood.

"Kita ingin menjangkau lapisan masyarakat lebih luas, dengan melihat daya beli masyarakat," kata Adwin pada konferensi pers peluncuran Menu Hemat On The Go Meals, Kamis (29/9/2022).

Adwin menjelaskan, inovasi terbaru ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelanggan yang ingin menikmati beragam kuliner dengan harga bersahabat serta porsi lebih praktis. Selama pandemik, terjadi perubahan kebiasaan para pelanggan layanan pesan-antar makanan GoFood.

Dia mengutip data riset e-conomy SEA 2021, bahwa terbatasnya kegiatan fisik di luar selama pandemi berdampak pada meningkatnya penggunaan layanan digital masyarakat Indonesia, hingga rata-rata 3,6 kali lipat. Inovasi ini merupakan terobosan GoFood untuk menjawab perubahan gaya hidup masyarakat yang kian mengandalkan layanan pesan-antar untuk memenuhi kebutuhan kuliner sehari-hari.

Baca Juga: Pecinta Kuliner Merapat! GoFood Rilis Tren & Lanskap Kuliner Indonesia

1. GoFood fasilitasi wadah makanan praktis

GoFood Tawarkan Menu Hemat, Pesan Makanan Lebih Murah dan PraktisPeluncuran program Menu Hemat On The Go Meals GoFood. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Adwin mengungkapkan, saat ini sudah ada sejumlah merchant yang bergabung dengan program Menu Hemat. Di antaranya kuliner legendaris Mie Titi, Kios Lombok, Pak Tjomot, Mi Amoy, dan lainnya.

Lewat program itu, GoFood memberi dukungan kepada merchant berupa wadah mangkuk gratis yang dibagikan secara bertahap. Merchant juga diajak berdiskusi untuk menghadirkan inovasi menu praktis dengan harga lebih ekonomis.

"Misalnya makanan yang seharga Rp60 ribu jadi Rp30 ribu dengan porsi lebih sedikit. Jadi lebih Hemat dan praktis," katanya.

Untuk bergabung dengan program Menu Hemat On The Go Meals, merchant tidak dikenakan biaya alias gratis. Syaratnya, merchant bersedia berinovasi membuat menu lebih ekonomis. Sedangkan GoFood membantu mempromosikan.

2. Promo menu hemat bantu tingkatkan pendapatan warung

GoFood Tawarkan Menu Hemat, Pesan Makanan Lebih Murah dan PraktisDapur GoFood merupakan inovasi baru dari Gojek, untuk mengakselerasi pertumbuhan skala usaha UMKM kuliner. (Dok. IDN Times)

Adwin mengatakan, promo Menu Hemat sudah diuji coba selama satu bulan. Selama itu, di sejumlah merchant tercatat peningkatan orderan secara signifikan. Dia menyebut peningkatannya bisa mencapai 20 persen.

"Dengan program ini juga bisa berdampak positif tidak hanya bagi mitra UMKM kami namun juga jumlah orderan bagi mitra driver kami,” kata Adwin.

Andriyanto Swary, mitra usaha GoFood sejak tahun 2019 sekaligus pemilik kedai Mie Anto, mengapresiasi inovasi Gojek untuk membantu UMKM menjaga keberlangsungan bisnis. Dia menganggap program Menu Hemat berpengaruh positif, terutama pemesanan pada jam makan siang.

“Mungkin banyak dari karyawan kantor dan ibu rumah tangga yang memesan apa lagi harga yang ditawarkan sangat hemat. Biasanya porsi mie kering itu di pesan saat jam makan malam untuk disantap bersama keluarga, namun kini sudah dapat dipesan dengan porsi personal apalagi dengan harga Rp20 ribuan sudah bisa makan kenyang," katanya.

3. Kemudahan warung bergabung sebagai merchant GoFood

GoFood Tawarkan Menu Hemat, Pesan Makanan Lebih Murah dan PraktisDapur GoFood merupakan inovasi baru dari Gojek, untuk mengakselerasi pertumbuhan skala usaha UMKM kuliner. (Dok. IDN Times)

Adwin menyampaikan, Gojek membuka diri seluas mungkin dengan mengajak pelaku UMKM go digital. Warung makan bisa bergabung menjadi merchant GoFood secara mudah lewat aplikasi ponsel bernama GoBiz.

Sejak era pandemik, kecenderungan utk offline semakin sedikit. Banyak yg takut makan di luar. Dan di luar sana masih banyam yg belum melayani pemesanan online," katanya.

Lewat GoBiz, pemilik warung mendaftarkan diri tanpa perlu datang ke kantor Gojek. Berkas-berkas yang dibutuhkan tinggal diunggah di sana. Aplikasi itu juga memungkinkan komunikasi antara GoJek dengan merchant.

Baca Juga: Keren! GoFood Kini Adopsi Teknologi Robot Otomatis

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya