Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Antisipasi Longsor Mudik di Sulsel, Rambu Dipasang di Titik Rawan

Antisipasi Longsor Mudik di Sulsel, Rambu Dipasang di Titik Rawan
Ilustrasi longsor (IDN Times/Sukma Shakti)
Intinya Sih
  • Pemerintah Provinsi Sulsel melalui DBMBK memasang rambu peringatan di titik rawan longsor, terutama di tiga ruas jalan provinsi kawasan Toraja yang dilalui pemudik.
  • DBMBK mendirikan posko mudik di seluruh Unit Pelaksana Teknis untuk memantau kondisi jalan dan memberikan layanan bagi pengguna selama arus mudik Lebaran 2026.
  • Tujuh unit alat berat seperti ekskavator dan truk tronton disiagakan di setiap UPT guna mempercepat penanganan jika terjadi longsor atau gangguan jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) menyiapkan antisipasi terhadap potensi longsor di sejumlah ruas jalan saat arus mudik Lebaran 2026. Salah satu upayanya adalah pemasangan rambu peringatan di titik-titik rawan. 

Kepala DBMBK Sulsel, Andi Ihsan, mengatakan terdapat tiga ruas jalan provinsi di kawasan Toraja yang teridentifikasi memiliki potensi longsor. Ruas tersebut menjadi perhatian karena akan dilalui masyarakat selama periode mudik.

"Kalau untuk ruas provinsi itu ada tiga ruas yang berdampak longsor di daerah Toraja dan itu kita usahakan dipasang tanda-tanda karena arus mudik," kata Andi Ihsan, Selasa (17/3/2026).

1. Rambu peringatan dipasang di titik rawan

ilustrasi longsor (IDN Times/Istimewa)
ilustrasi longsor (IDN Times/Istimewa)

Andi Ihsan menjelaskan pemasangan rambu peringatan bertujuan memberikan informasi kepada pengguna jalan. Hal tersebut diharapkan membuat pengguna lebih waspada saat melintas di wilayah rawan bencana.

"Setiap ruas yang memiliki potensi rawan bencana akan dipasangi rambu-rambu yang dapat mengingatkan pengguna jalan," katanya. 

2. Posko mudik disiapkan di seluruh UPT

Ilustrasi mudik jalur darat (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Ilustrasi mudik jalur darat (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Selain pemasangan rambu, DBMBK menyiapkan posko mudik di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Posko ini didirikan di ruas jalan kewenangan provinsi untuk membantu pemantauan kondisi jalan serta memberikan layanan bagi pengguna.

"Semua UPT yang ada di wilayahnya kita Sulawesi Selatan, kita mendirikan posko mudik di ruas-ruasnya kita," kata Andi Ihsan.

3. Alat berat siaga di lapangan

Ilustrasi alat berat  (IDN Times/Prayugo Utomo)
Ilustrasi alat berat (IDN Times/Prayugo Utomo)

LDBMBK juga menyiagakan alat berat di masing-masing UPT guna mempercepat penanganan jika terjadi longsor atau gangguan lain di jalan. Sedikitnya tujuh unit alat berat, termasuk ekskavator dan truk tronton, disiapkan untuk mendukung respons cepat di lapangan.

"Alat berat ada stand by di UPT. Jadi setiap UPT kita siapkan, termasuk ekskavator dan tronton untuk penanganan cepat di lapangan," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More