Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemprov Sulsel Lepas Mudik Gratis 2026, 35 Bus Antar Ratusan Pemudik

Pemprov Sulsel Lepas Mudik Gratis 2026, 35 Bus Antar Ratusan Pemudik
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melepas peserta program mudik gratis Idulfitri 1447 Hijriah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Senin (16/3/2026). IDN Times/Asrhawi Muin
Intinya Sih
  • Pemprov Sulsel melepas ratusan pemudik Idulfitri 1447 H melalui program mudik gratis di Makassar dengan menyiapkan 35 armada bus dan kendaraan pendukung menuju berbagai daerah.
  • Pemerintah provinsi menambah rute perjalanan ke Enrekang dan Toraja karena tingginya permintaan masyarakat yang ingin pulang kampung ke wilayah tersebut.
  • Selain jalur darat, lebih dari 500 pemudik telah diberangkatkan lewat kapal menuju Surabaya dan Baubau, sementara program ini juga diharapkan menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melepas peserta program mudik gratis Idulfitri 1447 Hijriah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Senin (16/3/2026). Puluhan bus tampak berjejer di lokasi pelepasan. Bus-bus tersebut membawa ratusan pemudik menuju berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Sekitar 35 unit kendaraan angkutan disiapkan dalam program mudik gratis tahun ini. Armada tersebut terdiri dari bus dan kendaraan pendukung seperti truk dan mobil boks yang melayani sejumlah rute tujuan pemudik.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang ikut mendukung penyelenggaraan program tersebut.

"Saya hanya ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan mudik ini, ada sekitar kurang lebih 35 kendaraan yang ikut terlibat," kata Andi Sudirman saat melepas peserta mudik.

1. Pemprov Sulsel tambah rute mudik Enrekang dan Toraja

IMG_20260316_105128.jpg
Puluhan bus mudik gratis milik Pemprov Sulsel berjejer di kawasan CPI Makassar sebelum diberangkatkan menuju berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Armada yang diberangkatkan melayani berbagai rute perjalanan menuju sejumlah daerah di Sulawesi Selatan. Pemerintah provinsi juga menambah jalur perjalanan menuju Enrekang dan Toraja untuk menampung kebutuhan pemudik.

Menurut Sudirman, penambahan rute tersebut terjadi karena tingginya permintaan masyarakat yang ingin pulang kampung ke wilayah tersebut. Penambahan jalur ini juga untuk menampung kebutuhan pemudik yang terus bertambah.

"Hari ini kita sudah ada penambahan satu lagi jalur khusus untuk Enrekang dan Toraja. Ini masih kita menunggu penumpangnya supaya bisa bertambah lagi," kata Sudirman.

2. Sebelumnya 500 lebih pemudik diberangkatkan lewat kapal

IMG_20260316_105440.jpg
Puluhan bus mudik gratis milik Pemprov Sulsel berjejer di kawasan CPI Makassar sebelum diberangkatkan menuju berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Selain melalui jalur darat, program mudik gratis juga sebelumnya digelar melalui jalur laut. Sekitar 500 lebih pemudik telah diberangkatkan menuju Surabaya dan Baubau menggunakan kapal.

Pemberangkatan tersebut terlaksana berkat dukungan sejumlah pihak, di antaranya PLN, Pelindo, Jasa Raharja, Angkasa Pura, dan Telkom.

"Ini kemarin juga kami melepas untuk Surabaya dan Baubau. Itu sekitar 500 lewat kapal melalui PLN, Pelindo, Jasa Raharja, Angkasa Pura dan Telkom. Kerjasama yang baik, terima kasih banyak semuanya," kata Sudirman.

3. Program mudik gratis diharapkan tekan risiko kecelakaan

IMG_20260316_104143.jpg
Puluhan bus mudik gratis milik Pemprov Sulsel berjejer di kawasan CPI Makassar sebelum diberangkatkan menuju berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Sudirman menyebut program mudik gratis telah menjadi agenda rutin pemerintah provinsi menjelang Lebaran. Antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga permintaan penambahan bus terus muncul.

Program tersebut diharapkan membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih aman. Upaya ini juga diarahkan untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas selama perjalanan jarak jauh.

"Setiap tahunnya itu, kejadian kecelakaan lalu lintas itu sebenarnya lebih tinggi daripada COVID. Setiap bulan kalau diakumulasi, Lebih banyak di jalan. Makanya ini harus menjadi perhatian kita bersama," kata Sudirman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More