Comscore Tracker

Basarnas Temukan Kapal Pancing Mati Mesin di Perairan Takalar

Kapal ditumpangi seorang Anggota DPRD Sulsel

Makassar, IDN Times - Tim Badan Nasionasl Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Selatan menemukan kapal pancing New Bira Fishing yang mati mesin di perairan Kabupaten Takalar, Minggu malam (28/11/2021).

Tim Basarnas dengan menumpangi KN SAR Kamajaya 104 menemukan kapal yang digunakan pemancing itu di kawasan sekitar Selat Tanakeke. Di atas kapal turut serta Anggota DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo.

"Kapal New Bira Fishing berhasil ditemukan pada pukul 19.53 Wita dengan 13 orang POB (personnel on board) dalam keadaan selamat," kata Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi lewat keterangan persnya yang diterima Senin pagi (29/11/2021).

Baca Juga: 5 Kuliner Khas Takalar yang Populer, Sedapnya Bikin Nagih!  

1. Kapal mati mesin sejak Minggu siang

Basarnas Temukan Kapal Pancing Mati Mesin di Perairan TakalarKapal pancing KM New Bira Fishing yang dilaporkan mati mesin di perairan Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/11/2021). (Dok. Basarnas)

Basarnas Sulsel menerima laporan soal kapal pancing New Bira Fishing sejak Minggu siang. Setelah menerima laporan, tim langsung dikerahkan menuju lokasi.

Kapal itu berlayar sejak Sabtu, 27 November 2021, dan dilaporkan mati mesin sehari setelahnya.

2. Kapal sudah bisa hidup saat ditemukan

Basarnas Temukan Kapal Pancing Mati Mesin di Perairan TakalarKepala Basarnas Sulsel Djunaidi. Dok. Basarnas Sulsel

Djunaidi mengatakan, saat ditemukan tim Basarnas, kapal pancing itu sudah berhasil diperbaiki dan bisa kembali berlayar. Para penumpangnya pun menolak untuk ikut dengan kapal Basarnas.

"Namun karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat, maka kapal tersebut berlayar dalam pantauan KN Sar Kamajaya 104 menuju Pelabuhan Makassar," ucap Djunaidi.

3. Masyarakat diimbau berhati-hati saat beraktivitas di laut

Basarnas Temukan Kapal Pancing Mati Mesin di Perairan TakalarIlustrasi. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Kepala Basarnas Sulsel mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut agar lebih memperhatikan kondisi keamanan kapal dan keselamatan sebelum berlayar. Terbelih saat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatolog, dan Geofisika (BMKG), beberapa hari ke depan terjadi cuaca buruk di wilayah Sulsel. Intensitas hujan meningkat di sejumlah daerah, termasuk pada wilayah perairan.

Baca Juga: Legislator Sulsel Desak Proyek Stadion Mattoanging Lanjut

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya