Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wisman ke Sulsel Naik 40,53 Persen, Hunian Hotel Bintang Makin Ramai
Ilustrasi pekerja merapikan kamar hotel. (ANTARA FOTO/Angga Palguna)
  • BPS Sulsel mencatat TPK hotel bintang naik ke 46,14 persen pada Mei 2026, dengan lonjakan tertinggi di hotel bintang 4 dan 5 yang mencapai 50,56 persen.
  • Kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulsel tumbuh 40,53 persen secara tahunan, didominasi turis asal Malaysia, sementara perjalanan wisatawan nusantara naik hingga 9,41 persen.
  • Kota Makassar tetap jadi destinasi utama dengan lebih dari 861 ribu perjalanan wisata pada Mei 2026, disusul Gowa, Maros, Bone, dan Bulukumba.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat sektor pariwisata di Sulsel menunjukkan tren positif sepanjang Mei 2026. Kenaikan terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, hingga tingkat penghunian kamar hotel bintang.

Dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis BPS Sulsel, Rabu (1/7/2026), Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sulawesi Selatan tercatat sebesar 46,14 persen. Angka ini naik 0,95 poin dibanding April 2026 yang berada di level 45,19 persen, serta meningkat 5,15 poin dibanding Mei 2025 yang sebesar 40,99 persen.

1. Hotel bintang 4 dan 5 jadi penopang utama

Ilustrasi hotel (pexels.com/Altamart)

BPS mencatat peningkatan TPK terjadi di seluruh klasifikasi hotel bintang secara tahunan. Kenaikan tertinggi terjadi pada hotel bintang 4 dan 5 yang mencapai 50,56 persen pada Mei 2026, naik 9,74 poin dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, hotel bintang 1 juga mengalami lonjakan cukup tinggi dengan tingkat hunian 33,01 persen, naik 9,71 poin secara tahunan. Adapun hotel bintang 2 dan 3 masing-masing mencatat TPK sebesar 44,38 persen dan 45,04 persen.

Di sisi lain, tingkat penghunian hotel nonbintang dan akomodasi lainnya justru turun menjadi 18,99 persen pada Mei 2026. Angka itu turun 0,50 poin dibanding April 2026, meski masih lebih tinggi 0,64 poin dibanding Mei tahun lalu.

2. Kunjungan wisman dan wisnus ikut tumbuh

Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan (unsplash.com/Khairul Akbar)

Selain okupansi hotel, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Selatan juga meningkat. Sepanjang Mei 2026 tercatat ada 2.063 kunjungan, naik 7,34 persen dibanding April 2026 yang sebanyak 1.922 kunjungan.

Secara tahunan, kenaikan kunjungan wisman bahkan mencapai 40,53 persen. Wisatawan asal Malaysia masih mendominasi dengan 1.388 kunjungan, disusul Tiongkok sebanyak 143 kunjungan.

Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sulawesi Selatan mencapai 3,699 juta perjalanan pada Mei 2026. Angka itu tumbuh 3,71 persen dibanding April 2026 dan naik 9,41 persen dibanding Mei 2025.

3. Makassar masih jadi tujuan utama wisata

Ilustrasi bps IDN Times/Hana Adi Perdana

Berdasarkan daerah tujuan, Kota Makassar masih menjadi destinasi utama wisatawan di Sulawesi Selatan. Pada Mei 2026, jumlah perjalanan wisata ke Makassar mencapai 861,35 ribu perjalanan atau sekitar 23,28 persen dari total perjalanan wisnus ke Sulsel.

Selain Makassar, daerah lain yang menjadi tujuan utama wisatawan adalah Kabupaten Gowa dengan 535,08 ribu perjalanan, Kabupaten Maros sebanyak 267,35 ribu perjalanan, Kabupaten Bone sebanyak 177,95 ribu perjalanan, dan Kabupaten Bulukumba sebanyak 143,88 ribu perjalanan.

Namun di tengah tren positif itu, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) melalui pintu kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin justru menurun. Pada Mei 2026, tercatat hanya 2.789 perjalanan, turun 65,85 persen dibanding April 2026 dan turun 12,98 persen secara tahunan.

Editorial Team

Related Article