Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral Video Remaja di Makassar Dianiaya Sekelompok Orang Terekam CCTV
IDN Times/Sukma Shakti

Makassar, IDN Times - Rekaman video seorang remaja dianiaya sekelompok orang viral di media sosial. Dalam video berdurasi 36 detik itu nampak pria berjongkok di dalam sebuah ruangan didatangi dan dikeroyok oleh sejumlah pemuda. 

Polisi menyebut aksi itu terjadi di warnet di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (6/4/2021) dini hari. "Dianiaya menggunakan kepalan tangan dan kursi," kata Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim kepada jurnalis, Selasa malam.

1. Korban alami luka-luka

Ilustrasi ancaman. (IDN Times/Mardya Shakti)

Halim menyebut, korban berinisial RD. Akibat penganiayaan, remaja 14 tahun itu mengalami sejumlah luka sobek dan memar  di sejumlah bagian tubuhnya. "Luka menganga di bagian kepala akibat dihantam benda tumpul," ungkap Halim. 

Korban RD telah menjalani perawatan di rumah sakit usai dianiaya. Dia ditemani rekannya yang saat itu baru mengetahui informasi mengenai insiden penganiayaan. Saat itu pun, korban langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Panakkukang.

2. Beberapa pelaku terekam membawa senjata tajam

Default Image IDN

Dalam rekaman video itu juga terlihat sejumlah pelaku membawa senjata tajam serupa parang. Salah satu petugas warnet di dalam rekaman video juga tak bisa berbuat banyak. Dia hanya menyaksikan peristiwa penganiayaan itu. 

Saat ini lanjut Halim, pihaknya masih sementara mengumpulkan bukti dan keterangan dari sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadi. Termasuk memburu seluruh pelaku. "Anggota Reskrim masih bekerja (menyelidiki)," imbuh Halim.

3. Dugaan penyebab penganiayaan

Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)

Rekan korban, SP menambahkan, RD saat itu tengah membeli bensin. Namun belum sampai tujuan, korban diduga tak sengaja menabrak motor salah satu terduga pelaku. "Mungkin di situ dia panggil teman-temannya," ucapnya. 

Di lokasi, kata SP, beberapa orang yang menyaksikan penganiayaan itu termasuk petugas warnet hendak melerai dan menolong korban. Namun karena pelaku datang rombongan, niat menolong korban urung dilakukan.

Editorial Team

Related Article