Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tujuh Pendaki Tersambar Petir di Gunung Monrolo Maros, Satu Tewas
Tim SAR mengevakuasi jenazah pendaki tersambar petir di Gunung Monrolo, Kabupaten Maros. (Dok. Basarnas Sulsel)
  • Tujuh pendaki di Gunung Monrolo, Maros tersambar petir pada Minggu malam, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.
  • Tim SAR gabungan bergerak malam hari membawa perlengkapan medis dan berhasil mencapai lokasi korban di puncak sekitar pukul 05.50 Wita untuk proses evakuasi.
  • Operasi penyelamatan melibatkan puluhan personel dari Basarnas, Polsek Tompobulu, BPBD, PMI, relawan, serta warga setempat yang masih berupaya mengevakuasi korban hingga Senin pagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Tujuh pendaki dilaporkan tersambar petir saat berada di Gunung Monrolo, Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (24/5/2026). Akibat kejadian itu, dua pendaki mengalami luka-luka dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan korban meninggal bernama Fausan (24) masih berada di puncak saat proses evakuasi dilakukan tim SAR gabungan.

“Sisa yang MD (meninggal dunia) akan dievakuasi di puncak,” kata Andi Sultan kepada IDN Times, Senin (25/5/2026).

1. Dua pendaki luka berhasil turun ke pos registrasi

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan. (Dok. Humas Basarnas Makassar)

Andi Sultan menjelaskan, peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga bernama Agus kepada petugas siaga sekitar pukul 20.45 Wita. Dalam laporan tersebut disebutkan tujuh pendaki tersambar petir saat berada di kawasan Gunung Monrolo.

"Dua pendaki yang mengalami luka yakni Indar (24) dan Ahmad (24). Keduanya berhasil turun hingga ke pos registrasi. Sementara empat pendaki lainnya selamat, masing-masing Rini (24), Randi (25), Asril (24), dan Lilis (24)," ungkapnya.

2. Tim SAR bergerak malam hari menuju lokasi

ilustrasi petir (pexels.com/Pixabay)

Usai menerima laporan, Tim Rescue Basarnas Makassar bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 21.05 Wita dengan membawa perlengkapan evakuasi dan peralatan medis. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 23.20 Wita dan langsung berkoordinasi dengan aparat setempat. Sekitar pukul 01.00 Wita, tim SAR gabungan mulai melakukan pendakian menuju puncak untuk mengevakuasi korban meninggal.

"Pada pukul 05.50 Wita, tim dilaporkan telah mencapai lokasi korban dan langsung melakukan proses evakuasi menuju basecamp," tandasnya.

3. Puluhan personel gabungan diterjunkan

Ilustrasi Tim SAR melakukan penyelamatan di gunung. (IDN Times/Rakan)

Operasi SAR melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai unsur. Di antaranya Basarnas Makassar, Polsek Tompobulu, BPBD Maros, Damkar Maros, PMI Maros, SAR Unhas, Puskesmas Tompobulu, relawan, hingga masyarakat setempat.

Hingga Senin pagi, proses evakuasi korban meninggal dunia masih berlangsung di kawasan Gunung Monrolo.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article