Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

TPS Ramah Difabel di Makassar Sediakan Petugas Pendamping

TPS Ramah Difabel di Makassar Sediakan Petugas Pendamping
Pemilih disabilitas menggunakan hak pilih Pemilu 2024 di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)
Share Article

Makassar, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar memfasilitasi pemilih difabel dengan akses khusus pada pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Rabu (14/2/2024). Fasilitas pendukung disediakan untuk memudahkan penyandang disabilitas untuk menyalurkan hak suara.

TPS 005 Kelurahan Sinrijala di Kecamatan Panakkukang jadi salah satu TPS ramah penyandang disabilitas. TPS yang memuat beragam penyandang disabilitas fisik ini terletak di kawasan Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya di milik Kementerian Sosial, di Jalan AP Pettarani.

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 005 Sinrijala menyediakan bilik khusus untuk penyandang disabilitas sebagai pemilih prioritas. Tersedia kursi roda untuk memudahkan akses pemilih di area TPS. Selain itu, KPPS juga menyediakan petugas khusus untuk membimbing pemilih disabilitas.

"TPS ini memang terbilang unik, karena banyak penyandang cacat yang terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap), selain juga masyarakat sekitar," kata ketua KPPS setempat Dahlia Bahtiar, kepada wartawan, Rabu.

1. Pemilih disabilitas dibimbing selama proses mencoblos

Pemilih disabilitas menggunakan hak pilih Pemilu 2024 di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)
Pemilih disabilitas menggunakan hak pilih Pemilu 2024 di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)

Pantauan IDN Times, penyandang disabilitas jadi pemilih prioritas di TPS 005 Sinrijala. Mereka didahulukan untuk mendaftar dan menyalurkan hak suara di TPS.

Seorang pemilih pengguna kursi roda dibimbing oleh petugas sejak memasuki TPS. Begitu juga saat mendaftarkan diri, mengambil surat suara, hingga ke bilik suara. Pemilih disabilitas baru ditinggalkan sendiri saat mencoblos, lalu kembali didampingi untuk memasukkan surat suara ke kotak suara.

Perlakuan berbeda bagi penyandang disabilitas netra. Seorang pemilih, Ruslan, didampingi istrinya hingga di bilik suara. Dia dibantu menyalurkan pilihan melalui surat suara braile.

2. Jadi tantangan tersendiri bagi petugas KPPS

Seorang pemilih disabilitas menggunakan hak pilih di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)
Seorang pemilih disabilitas menggunakan hak pilih di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)

Dahlia, Ketua KPPS mengatakan, di TPS 005 berisi DPT 261 orang. Di antaranya 20 penyandang disabilitas. Hingga pukul 9.00 Wita, baru enam yang menggunakan hak pilih.

Dahlia mengatakan, memfasilitasi penyandang disabilitas jadi tantangan tersendiri bagi KPPS. Petugas dituntut bersabar, karena kondisi dan kebutuhan mereka berbeda dengan pemilih umum.

"Misalnya, ada dari mereka yang pilih-pilih siapa pendampingnya. Jadi harus banyak bersabar," ucapnya.

3. Surat suara braile mudahkan pemilih disabilitas netra

Ruslan, salah satu pemilih disabilitas netra usai mencoblos di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)
Ruslan, salah satu pemilih disabilitas netra usai mencoblos di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)

Ruslan, seorang pemilih disabilitas netra, mengungkapkan pengalamannya menyalurkan hak pilih di Pemilu 2024. Dia mengatakan proses pencoblosan berjalan lancar tanpa kendala. Surat suara braile juga dianggap memudahkan pemilih sepertinya.

"Braile itu yang penting bisa diraba dengan jelas tulisannya. Karena cuma itu perbedaannya dengan orang yang melihat, (surat suara) diraba," kata Ruslan. 

Ruslan juga mengaku tidak bingung mencoblos lima jenis surat suara berbeda. "Karena sudah tertulis di situ," ucapnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Jambret yang Seret Siswi SMP di Makassar Ditangkap Polisi

01 Jun 2026, 20:48 WIBNews