Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Munafri Mengaku Tetap di Golkar Meski Batal Maju di Musda Sulsel

Munafri Mengaku Tetap di Golkar Meski Batal Maju di Musda Sulsel
Wali Kota Munafri Arifuddin memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 di Makassar, Sabtu (2/5/2026). (Dok. Humas Pemkot Makassar)
Intinya Sih
  • Munafri Arifuddin menegaskan tetap menjadi kader Partai Golkar meski batal maju dalam Musda DPD I Golkar Sulsel dan membantah isu akan pindah partai.
  • Ia menjelaskan keberangkatannya umrah tidak terkait Musda, karena perjalanan ibadah itu sudah direncanakan sejak Januari 2026 dan sempat tertunda beberapa kali.
  • Munafri menghormati hasil Musda Golkar Sulsel serta menegaskan fokusnya kini adalah menjalankan tugas sebagai Wali Kota Makassar untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar sekaligus Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan tetap menjadi kader Partai Golkar. Hal itu disampaikannya di tengah isu yang menyebut dirinya akan hengkang dari partai berlambang pohon beringin tersebut usai Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Munafri sempat mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel melalui timnya. Namun, pihaknya memilih tidak mengembalikan formulir tersebut. Tim Munafri menyebut pencalonan batal dilanjutkan karena terdapat persyaratan tambahan berupa piagam dan sertifikat kepartaian yang tidak dapat dipenuhi.

Di tengah dinamika tersebut, muncul spekulasi bahwa Munafri akan meninggalkan Partai Golkar. Namun, dia membantah kabar tersebut dan menegaskan masih tetap menjadi kader Golkar.

1. Munafri pastikan tetap menjadi kader Golkar

Seorang pria mengenakan batik kuning berbicara kepada media di sebuah gedung, didampingi dua pria lain di sampingnya.
Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan perkembangan terbaru terkait Musda Golkar Sulsel 2026, Kamis (5/2/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Munafri menegaskan dirinya tidak memiliki rencana berpindah ke partai politik lain. Dia memastikan tetap menjadi kader Partai Golkar meski tidak mengikuti kontestasi Musda DPD I Golkar Sulsel. 

"Saya masih tetap kader Partai Golkar. Sampai saat ini, saya masih di Golkar," kata Munafri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).

2. Sebut umrah sudah direncanakan sejak Januari

Seorang pria mengenakan kemeja kuning memimpin rapat pleno di kantor DPD II Golkar Makassar dengan mikrofon di tangan.
Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin, saat memimpin rapat pleno di kantor DPD II Golkar Makassar, Rabu (17/9/2025) malam. (Dok. Istimewa)

Munafri juga meluruskan anggapan bahwa keputusannya berangkat umrah berkaitan dengan pelaksanaan Musda. Menurutnya, perjalanan ibadah tersebut telah direncanakan sejak Januari 2026 dan sempat beberapa kali tertunda.

"Rencana umrah sudah lama, hanya saja tertunda.  Sekarang baru pada waktu untuk saya berangkat ibadah ke tanah suci," katanya.

Munafri juga mengungkapkan keberangkatan itu bahkan membuatnya membatalkan agenda sebagai pembicara dalam sebuah forum di Amerika Serikat. Saat ini, fokusnya adalah menyelesaikan ibadah sebelum kembali menjalankan tugas sebagai Wali Kota Makassar.

"Saat ini saya fokus menjalankan ibadah umrah dan setelah kembali akan melanjutkan tugas sebagai Wali Kota Makassar," katanya.

3. Hormati hasil Musda dan ingin fokus jalankan pemerintahan

Seorang pria berbicara menggunakan mikrofon di depan sekelompok orang di area Kampung KB Manggala, Makassar, dengan latar dekorasi berwarna biru.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau aktivitas Kampung KB Manggala di Kecamatan Manggala, Makassar, Jumat (30/1/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Munafri mengatakan dirinya menghormati seluruh proses dan mekanisme yang berlangsung dalam Musda Golkar Sulsel. Dia menilai hasil Musda merupakan keputusan organisasi yang harus dihormati seluruh kader.

"Saya menghormati seluruh proses Musda dan menghargai keputusan organisasi," katanya.

Menurut Munafri, siapa pun yang terpilih memimpin DPD I Partai Golkar Sulsel harus mendapat dukungan seluruh kader. Hal itu dinilai penting untuk menjaga soliditas partai.

"Siapa pun yang terpilih nantinya adalah hasil forum resmi partai sehingga sudah menjadi kewajiban seluruh kader untuk menjaga soliditas," katanya. 

Di sisi lain, Munafri menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menjalankan amanah sebagai Wali Kota Makassar. Dia ingin memastikan program pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai rencana.

"Fokus saya sekarang adalah bekerja sebagai Wali Kota Makassar, memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat," katanya.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sulawesi Selatan

See More