Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KPU Makassar Minta Maaf Pencoblosan Telat karena Distribusi Logistik

KPU Makassar Minta Maaf Pencoblosan Telat karena Distribusi Logistik
Pemilih menyalurkan hak suara Pemilu 2024 di TPS 05 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu pagi (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)
Share Article

Makassar, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan distribusi logistik Pemilu 2024. Masalah itu jadi pemicu telatnya pemungutan suara dimulai di TPS, Rabu (14/2/2024).

Di sebagian TPS, warga telah menunggu sejak pagi karena pemungutan suara dijadwalkan sejak pukul 07.00 Wita. Namun pemungutan suara baru dimulai pukul 08.00 Wita, bahkan ada yang sampai 09.00 Wita.

"Kepada seluruh masyarakat dan pemilih di Kota Makassar, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas adanya keterlambatan dalam distribusi logistik pemilu ke TPS, sehingga membuat masyarakat lama mengantri di TPS," kata Komisioner KPU Kota Makassar, Muh Abdi Goncing.

1. Terkendala armada pengangkut logistik

Anggota KPU Makassar Abdi Goncing. (Dok. KPU Makassar)
Anggota KPU Makassar Abdi Goncing. (Dok. KPU Makassar)

Abdi menjelaskan alasan keterlambatan distribusi logistik ini. Salah satunya dikarenakan kurangnya armada pengangkut logistik.

"Keterlambatan ini disebabkan oleh adanya sedikit kendala pada armada angkutan logistik yang terbatas," kata Abdi.

2. Jadi pelajaran berharga untuk pemilu selanjutnya

Sejumlah orang mengamati daftar calon legislatif Pemilu 2024 yang terpampang di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)
Sejumlah orang mengamati daftar calon legislatif Pemilu 2024 yang terpampang di TPS 005 Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Aan Pranata)

Abdi berharap hal ini menjadi pembelajaran untuk ke depannya. Dia berharap keterlambatan distribusi logistik tidak terulang pada pemilihan selanjutnya.

"Semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi pada penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di masa mendatang," kata Abdi.

3. Distribusi logistik tak rampung hingga H-1

Wali Kota Makassar mencoblos di TPS 01 Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, Rabu pagi (14/2/2024). Danny didampingi istri, Indira Jusuf Ismail. (IDN Times/Dahrul Amri)
Wali Kota Makassar mencoblos di TPS 01 Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, Rabu pagi (14/2/2024). Danny didampingi istri, Indira Jusuf Ismail. (IDN Times/Dahrul Amri)

Sebelumnya diberitakan, distribusi logistik Pemilu 2024 memang belum rampung hingga H-1 pemungutan suara. Pada Selasa (13/2/2024), truk-truk yang mengangkut logistik masih berseliweran keluar masuk gudang KPU Makassar di Jalan Ir Sutami.

Ketua KPU Makassar, Hambaliie, mengatakan logistik yang belum rampung terdistribusi berada di dua kecamatan yaitu Kecamatan Panakkukang dan Tamalanrea.

Distribusi ke Kecamatan Tamalanrea terkendala karena logistik yang seharusnya dikirim per kelurahan justru tercampur. Dengan demikian, logistik dipisah berdasarkan kelurahannya lalu dikirim.

"Kalau Panakukang memang karena dia paling dalam pada saat penyusunan. Dia paling belakang susunannya makanya agak lambat kirimnya," kata Hambaliie.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Jambret yang Seret Siswi SMP di Makassar Ditangkap Polisi

01 Jun 2026, 20:48 WIBNews