Makassar, IDN Times - Eks Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mengaku dua kali mendapatkan alat pelacak yang dipasang pada kendarannya, pertama setelah mengikuti aksi Rakyat Memanggil di Pertigaan Gejayan, Jogja, Sabtu (13/6/2026) dan kedua saat dalam perjalanan menuju Bandara Jenderal Ahmad Yani, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/6/2026).
Tiyo mengatakan, alat pelacak bernama PBX Finder tersebut diketahui setelah muncul notifikasi dari ponselnya saat mengendarai mobil Toyota Fortuner milik saudaranya.
"Setelah aksi di Pertigaan Gejayan, Jogja saya cek dan temukan di bodi belakang bagian bawah, ada benda kotak yang kayaknya itulah pelacaknya, saya ambil dan amankan. Besoknya saya pergi lagi, mucul notifikasi itu lagi saat dicari ternyata ada di bagian ban, yang kedua ini bentuknya pipih ditempel pakai lakban," kata Tiyo saat menghadiri Dialog Kebangsaan yang digelar BEM FEB Unismuh Makassar, Senin (15/6/2026) malam.
