Syahar: NasDem Sudah Rekomendasikan Sudirman-Fatma di Pilgub Sulsel

Makassar, IDN Times - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif menyatakan partainya sudah mengeluarkan rekomendasi untuk pencalonan di Pemilihan Gubernur Sulsel 2024. Rekomendasi diberikan kepada pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi.
Syahar menanggapi pemberian rekomendasi dari Partai Demokrat untuk Sudirman-Fatma. Diketahui, jauh sebelumnya, DPW NasDem Sulsel telah lebih dulu mengemukakan kandidat itu sebagai jagoan di Pilgub Sulsel.
"NasDem sudah keluar rekomendasinya untuk pasangan calon gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman dan Fatmawati Rusdi," kata Syahar kepada wartawan di Makassar, Selasa (23/7/2024).
1. NasDem berkomitmen memenangkan Sudirman-Fatma

Syahar menyambut keputusan partai lain yang turut mengusung Andi Sudirman dan Fatmawati. Dia menyatakan NasDem siap bekerja sama dengan partai koalisi.
"Komitmen partai NasDem sudah bulat untuk memenangkan Pilgub Sulawesi Selatan bersama partai pengusung lainnya ASS-Fatma. Ini untuk kebaikan dan kemenangan bersama masyarakat Sulsel," ucapnya.
2. Syarat jumlah kursi untuk pencalonan sudah terpenuhi

Dengan dukungan Partai NasDem, pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sudah memenuhi syarat pencalonan untuk Pilgub Sulsel. Syarat itu berupa dukungan parpol dengan jumlah 20 persen atau minimal 17 kursi DPRD Sulsel.
NasDem, pemenang pemilihan legislatif DPRD Sulsel pada Pemilu 2024, memiliki 17 kursi. Mereka sebenarnya bisa mengusung pasangan calon meski tanpa berkoalisi.
Sebelumnya Partai Demokrat, pemilik tujuh kursi, juga mengumumkan telah memberi rekomendasi kepada Sudirman-Fatma. Sehingga pasangan ini telah mengamankan setidaknya 24 kursi parlemen.
3. Andi Sudirman: semakin banyak partai semakin bagus

Upaya Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi memenuhi dukungan partai politik belum berhenti meski tiket pencalonan sudah bisa dibilang aman. Teranyar, pasangan ini mengembalikan formulir bakal calon di Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Gerindra juga disebut-sebut merapat ke mereka, meski belum ada pengumuman resmi.
"Jadi kita tidak melihat berapa dan sebagainya, tetapi yang bergabung yang mana kita tentu terbuka semua," kata Sudirman, Senin (22/7/2024), soal kemungkinan dukungan lebih banyak parpol.
Ditanya soal kemungkinan Koalisi Indonesia Maju bakal bekerja sama di Pilgub Sulsel, Sudirman mengaku hanya melihat situasi partai. Di Pilgub Sulsel, kata dia, koalisi tergantung dari masing-masing parpol.
"Pada intinya semakin banyak juga semakin bagus untuk kami karena itu artinya hubungan komunikasi selama ini baik," kata Sudirman.

















