Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sulsel Mulai Kaji Rencana Penerbangan Langsung untuk Haji dan Umrah

Sulsel Mulai Kaji Rencana Penerbangan Langsung untuk Haji dan Umrah
Ilustrasi pesawat terbang. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Share Article

Makassar, IDN Times - Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan (Dishub Sulsel) mulai mengkaji secara bertahap rencana pembukaan penerbangan internasional, khususnya untuk haji dan umrah. Selama pandemik COVID-19, Sulsel memang menutup penerbangan internasional.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah, mengatakan beberapa hari lalu pihaknya telah menggelar rapat terkait kesiapan seluruh pihak terkait untuk mengantisipasi jika telah ada instruksi pembukaan penerbangan internasional, khusus haji dan umrah.

"Karena kita tidak bisa menutup mata atas perkembangan bahwa sebentar lagi saudara-saudara kita yang ingin pergi umrah. Kemudian ke depan mengantisipasi terkait haji," kata Arafah via telepon, Minggu (7/11/2021).

1. Syarat penerbangan menyesuaikan aturan pusat

Ilustrasi pesawat (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi pesawat (IDN Times/Arief Rahmat)

Arafah mengatakan syarat penerbangan untuk haji dan umrah nantinya akan disesuaikan dengan syarat perjalanan internasional yang telah diatur oleh Satgas COVID-19. Lagipula, rencana tersebut juga belum final karena masih akan dibahas lebih lanjut.

"Sudah ada di Surat Satgas COVID-19 pusat dan Surat Edaran Menhub itu pedomannya nanti kita akan siapkan SOP-nya," tutur Arafah.

2. Sulsel belum buka penerbangan internasional

Ilustrasi pesawat terbang (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi pesawat terbang (IDN Times/Arief Rahmat)

Sebelum pandemik COVID-19, Sulsel melalui Bandara Sultan Hasanuddin memang melayani penerbangan internasional, termasuk haji dan umrah. Namun selama pandemik, penerbangan internasional terpaksa ditutup.

Saat ini, baru tiga bandara yang melayani penerbangan internasional yaitu Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, Bandara Sam Ratulangi di Manado Sulawesi Utara, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali.

"Makanya kita antisipasi memang bagaimana nanti keterbukaan (penerbangan) dari beberapa negara. Sementara bandara kita labelnya internasional," kata Arafah.

3. Akan disiapkan tempat karantina

Asrama Haji Makassar. Dok. Kemenag Sulsel
Asrama Haji Makassar. Dok. Kemenag Sulsel

Menurut Arafah, pihaknya masih akan membahas lebih lanjut terkait mekanisme penerbangan haji dan umrah. Beberapa hal yang masih akan dibahas yaitu penyediaan tempat karantina dan kesiapan dari semua pihak terkait seperti perhotelan dan bandara.

Soal karantina, dia mengatakan aturannya bagi warga yang telah dua kali divaksinasi cukup dikarantina tiga hari. Jika baru divaksinasi satu kali, maka karantinanya selama lima hari. Untuk lokasi karantina, Asrama Haji Sudiang menjadi opsi utama.

"Asrama Haji juga boleh, untuk sementara kita mendorong Asrama Haji dulu, tetap dulu fokus ke umrah karena ini kan sudah banyak mau umrah ini," ucap Arafah.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pedagang Pasar Pabaeng-baeng Makassar Curhat Penjualan Tidak Stabil

26 Mei 2026, 21:25 WIBNews