Seribuan Jemaah Umrah di Sulsel Tunggu Pemberangkatan

Makassar, IDN Times - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan masih menunggu petunjuk dari informasi lebih lanjut dari pusat soal pemberangkatan calon jemaah umrah ke Arab Saudi.
Belum lama ini Kementerian Luar Negeri menyampaikan bahwa Saudi segera membuka pintu baji jemaah umrah asal Indonesia.
"Jumlah jemaah umrah Sulsel yang tercatat tahun ini sekitar 1.600-an. Ini yang sementara kita tunggu hasil koordinasi dari Kemenag, Kemenlu dan Kemenkes," kata Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Khaeroni saat dihubungi, Senin (11/10/2021).
1. Kemenag Sulsel belum tahu soal teknis pelayanan pemberangkatan di masa pandemik
Khaeroni mengatakan, tiga lembaga negara itu, hingga kini masih sementara membahas langkah teknis untuk menyesuaikan waktu pemberangkatan jemaah umrah. Dia belum tahu seperti apa model pemberangkatan nanti.
" Karena regulasinya kan harus disesuaikan dengan kondisi saat ini pandemik (COVID-19)," kata dia.
Kemenag Sulsel juga telah mendapat informasi bahwa kasus penyebaran COVID-19 di Arab Saudi mulai melandai. Kondisi itulah yang menjadi salah satu alasan pemerintah setempat mulai membuka pintunya untuk jemaah asal luar negeri.
2. Kemenag tetap prioritaskan keselamatan jemaah

Khaeroni mengimbau seluruh jemaah di daerahnya agar bersabar. Meski pemerintah Arab Saudi telah membuka pintu, bukan berarti jemaah bakal diberangkatkan sekaligus. Yang terpenting adalah bagaimana memprioritaskan keselamatan jemaah.
"Harus ada tahapan proses akhir yang bisa menjamin keselamatan jemaah. Misalnya bagaimana layanan jemaah ketika terdapat jemaah yang terpapar COVID-19," ucap Khaeroni.
3. Menlu umumkan Arab Saudi buka pintu pemberangkatan jemaah umrah

Sebelumnya Menlu Retno Marsudi menyampaikan bahwa Arab Saudi segera membuka pintu pelaksanaan ibadah umrah. Termasuk untuk jemaah asal Indonesia. Retno mengatakan kepastian itu didapat melalui nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada Jumat, 8 Oktober 2021.
"Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia," kata Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual, Sabtu (9/10/2021).


















