Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sejumlah Wilayah di Sulawesi Utara Terdampak Cuaca Ekstrem

Sejumlah Wilayah di Sulawesi Utara Terdampak Cuaca Ekstrem
Banjir lahar dingin di Jalan Batu Awang, Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (26/6/2024). Dok. Istimewa
Intinya Sih
  • Banjir dan tanah longsor terjadi di Sulawesi Utara akibat hujan deras, menutup akses jalan dan mempengaruhi lima desa
  • Pohon tumbang menutup Jalan Raya Manado-Tomohon, Kota Tomohon
  • Debit air sungai meningkat, sejumlah daerah rawan banjir harus diwaspadai
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Manado, IDNTimes - Hujan deras melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Utara sejak Rabu (26/6/2024) pagi. Akibatnya, sejumlah wilayah dilanda bencana.

Misalnya saja akses Jalan Batu Awang di Bebali, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, yang tak bisa dilalui lantaran banjir lahar dingin Gunung Api Karangetang.

"Jalan alternatifnya dengan melewati Jalan Kecamatan Sitimsel (Siau Timur Selatan) atau Jalan Kampung Pangirolong. Tapi warga tetap harus berhati-hati karena tanjakan licin," jelas Kapolsek Siau Timur, Iptu Harli Esing Buida.

1. Banjir di Bolmong

Banjir di Bolmong, Sulawesi Utara, Rabu (26/6/2024). IDNTimes/BPBD Bolmong
Banjir di Bolmong, Sulawesi Utara, Rabu (26/6/2024). IDNTimes/BPBD Bolmong

Beralih ke Kabupaten Bolaang Mongondow, terdapat lima desa yang terdampak luapan air di sekitar. Kelima desa tersebut adalah Desa Toruakat dan Pusian, Kecamatan Dumoga; serta Desa Doloduo, Doloduo Dua, Wangga Baru di Kecamatan Dumoga Barat.

Untuk Desa Doloduo dan Doloduo Dua banjir disebabkan oleh luapang Bendungan Kosinggolan. "Sedangkan di sekitar Dumoga itu luapan air Sungai Ongkag," kata Kepala Bidang Penanggulangan Darurat Bencana BPBD Bolmong, Inglie Paputungan.

Selain di Bolmong, banjir juga terjadi di sejumlah desa di Kabupaten Bolsel. Beberapa di antaranya adalah Desa Torosik, Tobayagan, hingga Mataindo, Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng).

2. Longsor tutup jalan di Minahasa

Petugas dan warga membersihkan pohon tumbang di Jalan Raya Manado-Tomohon, Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (26/6/2024). IDNTimes/Dok. BPBD Tomohon
Petugas dan warga membersihkan pohon tumbang di Jalan Raya Manado-Tomohon, Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (26/6/2024). IDNTimes/Dok. BPBD Tomohon

Hujan deras sejak pagi juga menyebabkan longsor di Jalan Trans Sulawesi Utara antara Desa Atep Oki dan Desa Manembo, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa. Longsor yang terjadi pada pagi hari ini menyebabkan jalan masih belum bisa dilewati hingga saat ini.

"Sampai saat ini jalan tersebut masih dibersihkan oleh semua unsur terkait," kata Kepala BPBD Minahasa, Lona Wattie.

Selain itu, pohon tumbang juga sempat menutup Jalan Raya Manado-Tomohon di Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon. Saat ini, jalan sudah bisa dilalui meski masih ada sejumlah material pohon.

3. Daftar wilayah rawan bencana di Manado

Peta wilayah rawan banjir di Kota Manado, Sulawesi Utara. IDNTimes/Dok. BPBD Manado
Peta wilayah rawan banjir di Kota Manado, Sulawesi Utara. IDNTimes/Dok. BPBD Manado

Di sisi lain, hingga saat ini masih belum ada laporan bencana akibat cuaca ekstrem di Manado. Namun, akibat hujan seharian, debit air sungai meningkat.

Sejumlah daerah pun patut diwaspadai. Berikut sejumlah kecamatan rawan banjir sesuai dengan data BPBD Manado:

Rawan tinggi (1732.74 ha)

  • Kecamatan Tuminting
  • Kecamatan Wenang
  • Kecamatan Tikala
  • Kecamatan Sario

Rawan sedang (110.34 ha)

  • Kecamatan Singkil
  • Kecamatan Paal 2

Rawan rendah (934.10 ha)

  • Kecamatan Wanea
  • Kecamatan Malalayang
  • Kecamatan Bunaken
  • Kecamatan Mapanget
Share
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Savi
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Savi
EditorSavi
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More