Ekosistem pengangkutan sampah elektronik yang disebut Ballatta Rong (Bantu Jaga Lingkungan dengan Langkah Aktif, Tangani Sampah Elektronik Mulai dari Lorong). (Dok. Istimewa)
Peningkatan pengetahuan pemerintah setempat dan masyarakat terkait Green Mindset juga meningkat. Dari total peserta pelatihan, terdapat sebesar 92 persen peningkatan bagi pejabat pemerintah dan 80 persen bagi anggota masyarakat. Peningkatan ini diperoleh dari serangkaian pelatihan yang mencakup jenis-jenis limbah elektronik (e-waste), risiko, kesadaran masyarakat, dan solusi pengolahan. Salah satu tindak lanjut dari pelatihan ini adalah menyediakan 10 lokasi dropbox untuk pengumpulan e-waste di sekolah, instansi, tempat pembelanjaan, dan fasilitas umum lainnya.
Hal inovatif yang bersifat kolaboratif dalam program ini adalah terbangunnya sebuah ekosistem pengangkutan sampah elektronik yang disebut “Ballatta Rong (Bantu Jaga Lingkungan dengan Langkah Aktif, Tangani Sampah Elektronik Mulai dari Lorong)”.
Ballata Rong diluncurkan pada Juni 2024 lalu oleh Dinas lingkungan Hidup Kota Makassar sebagai upaya kolaboratif bersama Save the Children dan Laskar Hijau serta masyarakat kota makassar, untuk dapat gotong royong mengumpulkan sampah elektronik yang dijemput dari rumah ke rumah. Selama kurun waktu satu setengah bulan Laskar Hijau telah mengumpulkan sampah elektronik sebanyak 171.65 kg dari rumah tangga dan 11,27 kg dari dropbox.