Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Satu Orang Tewas saat Tawuran Kembali Pecah di Makassar Bagian Utara

Ilustrasi garis Polisi (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Ilustrasi garis Polisi (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya sih...
  • Korban tewas setelah terkena anak panah di dada, meninggal saat tiba di rumah sakit.
  • Polisi melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara dan menurunkan tim Jatanras.
  • Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times – Bentrokan antarkelompok warga kembali pecah di wilayah utara Kota Makassar, setelah dua bulan terakhir situasi keamanan relatif kondusif. Akibat bentrokan itu, seorang warga dilaporkan mengalami tewas setelah terkena anak panah di bagian dada

Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Inspeksi Kanal Al Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Jumat (30/1/2026). Dua kelompok warga terlibat aksi saling serang dengan menggunakan lemparan batu hingga anak panah busur.

1. Korban terkena anak panah usur di dada

IMG-20260130-WA0232.jpg
Mobil ambulans saat membawa korban ke rumah duka, Jumat (30/1/2026). (Dok.Warga).

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Ia menyebut korban berusia sekitar 40 tahun.

“Iya benar, ada satu korban meninggal dunia. Korban terkena busur di bagian dada,” ujar Devi Sujana kepada awak media.

2. Polisi lakukan penyelidikan di TKP

IMG-20260130-WA0231.jpg
Tim Jatanras saat berada di TKP bentrokan di Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat (30/1/2026). (Dok.Warga).

Devi menjelaskan, jenazah korban telah dipulangkan menggunakan ambulans ke rumah duka yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ini, aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar bersama Polsek Tallo masih bersiaga di sekitar lokasi bentrokan. Polisi juga menurunkan tim Jatanras untuk melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku yang terlibat.

“Anggota masih berada di lokasi, termasuk tim Jatanras yang sedang melakukan penyelidikan,” katanya.

3. Sebelumya seorang warga juga tewas saat bentrok terjadi

Ilustrasi bentrokan. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi bentrokan. (IDN Times/Aditya Pratama)

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang. Devi menegaskan, polisi berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian,” ujarnya.

Bentrokan antarkelompok warga yang menelan korban jiwa bukan kali pertama terjadi di wilayah utara Makassar. Pada November 2025 lalu, seorang pria bernama Nur Syam alias Sutte (40) dilaporkan tewas setelah diduga terkena tembakan senapan angin di bagian kepala.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Wamen BKKBN Apresiasi Program Simfoni di Kampung KB Makassar

31 Jan 2026, 01:19 WIBNews