Makassar, IDN Times - Pemerintah menyoroti persoalan sampah laut sebagai pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan. Sebagian besar sampah yang mencemari laut berasal dari daratan, terutama dari sistem pengelolaan yang belum optimal di berbagai daerah.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menggambarkan kondisi pengelolaan sampah nasional yang masih terbatas. Dari total sampah yang dihasilkan, baru sekitar 25 persen yang terkelola dengan baik, sementara sisanya berpotensi mencemari lingkungan, termasuk mengalir ke laut.
"Sampah laut ini memang berasal dari sampah darat. Secara nasional baru dikelola 25 persen. Kemudian yang masuk ke TPA totalnya mungkin sekitar 60 persen sehingga ada 40 persen yang masih terbuang di lapangan yang kemudian lari ke laut," kata Hanif di Makassar, Sabtu (4/4/2026).
