Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Paparkan Pencapaian Global Makassar

- Danny menegaskan Makassar sebagai kota percontohan di tingkat nasional dan internasional, mendapat perhatian dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Australia, Eropa, Korea, dan Spanyol.
- Refleksi Akhir Tahun menjadi momen evaluasi kinerja pemerintahan dan pelayanan masyarakat serta pentingnya refleksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
- Makassar berhasil menempati peringkat ke-115 dari 150 negara dalam kategori Smart City, masuk dalam daftar 250 kota terbahagia di dunia, dan menerima akreditasi Healthy City Level 1 dari WHO.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar menggelar acara Refleksi Akhir Tahun 2024 di Hotel Four Points by Sheraton, Jumat (27/12/2024). Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto memaparkan berbagai capaian, tantangan, dan harapan untuk masa depan kota yang dipimpinnya.
Dalam refleksinya, Danny menyatakan bahwa Makassar telah menjelma sebagai kota percontohan di tingkat nasional dan internasional. Dia menyebut Makassar menjadi acuan dalam berbagai forum global seperti Forum World Cities Summit (WCS), serta mendapat perhatian dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Australia, Eropa, Korea, dan Spanyol.
"Makassar bukan sekadar ibu kota Sulawesi Selatan tapi sudah menjadi percontohan nasional di berbagai bidang. Makassar juga sudah memiliki positioning kuat di seluruh dunia," kata Danny.
1. Refleksi Akhir Tahun ini menjadi momen evaluasi tahunan

Menurut Danny, Refleksi Akhir Tahun ini menjadi momen evaluasi tahunan terhadap kinerja pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Dia menegaskan pentingnya refleksi sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
“Kami tentunya selalu melaksanakan refleksi akhir tahun sebagai evaluasi kinerja kita. Ini menjadi ajang mengulas hal-hal penting tentang pelayanan masyarakat dan keuangan daerah,” ucapnya.
2. Capaian Kota Makassar di kancah internasional

Danny memaparkan berbagai prestasi yang telah diraih, mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Makassar berhasil menempati peringkat ke-115 dari 150 negara dalam kategori Smart City. Nilai evaluasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2024 meningkat dari 3,14 menjadi 3,64, mencerminkan keberhasilan memanfaatkan teknologi untuk keberlanjutan kota.
Kemudian, Makassar juga masuk dalam daftar 250 kota terbahagia di dunia dalam daftar Happy City Indeks. Makassar menduduki peringkat ke-234 dan menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mendapat pengakuan tersebut.
Selanjutnya, Kota Makassar menerima akreditasi Healthy City Level 1 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk kawasan Regional Asia Tenggara, sebagai bukti keberhasilan program kesehatan yang unggul.
“Kita tidak bicara lagi kesehatan gratis tapi karena kita sudah dapat pengakuan dari WHO maka kita harus berbicara bagaimana kita meningkatkan kualitas kesehatan. Jangan mundur lagi,” katanya.
3. Pesan Danny di akhir masa jabatan

Sebagai wali kota dua periode yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, Danny menitipkan pesan agar keberhasilan yang telah dicapai terus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh pemimpin selanjutnya. Dia juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan kinerja demi menjaga momentum positif yang telah diraih.
“Jabatan saya pasti akan berakhir dan saya menitip Kota Makassar untuk terus dilanjutkan keberhasilannya dan ditingkatkan prestasinya. Saya percaya kepemimpinan yang baru nantinya akan melakukan hal itu. Saya harap OPD semua bekerja lebih baik juga,” kata Danny












.jpg)






