Makassar, IDN Times - Masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan perlu mewaspadai potensi angin kencang dan udara panas pada Rabu (4/11/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk sejumlah kabupaten dan kota di Sulsel.
Berdasarkan prakiraan cuaca Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di wilayah Bantaeng, Gowa, Jeneponto, Maros, Pangkep, Sidrap, dan Soppeng. Sementara itu, potensi udara panas perlu diwaspadai di 19 kabupaten dan kota.
Secara umum, cuaca Sulsel pada pagi hari diprakirakan cerah berawan. Kondisi serupa berlanjut pada siang hingga sore hari, meski sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan.
Hujan ringan pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi di sebagian wilayah Enrekang, Luwu Utara, Tana Toraja, Pinrang, dan Luwu Timur. Memasuki malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian wilayah Pinrang dan Luwu Utara.
Pada dini hari, kondisi cuaca masih berawan. Hujan ringan berpotensi turun di sebagian wilayah Luwu Utara dan Wajo.
Suhu udara di Sulsel diprakirakan berkisar 19–36 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60–100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Selain angin kencang, peringatan potensi udara panas juga berlaku di Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Makassar, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Wajo.
Sementara itu, konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Sulsel berada pada kisaran 30,5–55,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³), yang masuk kategori sedang.
Prakiraan cuaca tersebut disusun oleh Prakirawan BBMKG Wilayah IV pada Rabu (4/11/2026) pukul 06.30 WITA. Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau tetap waspada terhadap potensi perubahan kondisi cuaca.