Potret JK Jamu Anies Sarapan Sebelum Dampingi Kampanye di Bone

Makassar, IDN Times - Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dijamu sarapan di kediaman pribadi Jusuf Kalla di Jalan Haji Bau Makassar, Rabu pagi (17/1/2024). Anies menginap di rumah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 sebelum berkampanye di Sulawesi Selatan hari ini.
Anies dijadwalkan menghadiri pertemuan simpatisan di Kabupaten Bone, lalu mengunjungi pondok pesantren Darud Da'wah wal Irsyal di Kabupaten Barru. Dalam agenda kampanyenya di Bone, Anies turut didampingi Jusuf JK.
1. Sarapan nasi kuning dan coto

Diwawancarai sebelum berangkat, Anies mengatakan dia menyantap berbagai menu sarapan di rumah JK. Dia menyebut energinya cukup untuk agenda seharian.
"Pagi ini sarapannya enak sekali, ada nasi kuning, coto Makassar. Nasi kuningnya itu lengkap, ada telur, bistik, dan ikan. Ada pepaya, kecil, dipotong jadi dua. Separuh buat saya, separuh pak JK," ucap Anies.
2. JK dampingi Anies sekaligus pulang kampung

Jusuf Kalla turut mendampingi Anies kampanye di Bone, daerah kampung halamannya. JK mengatakan ini pertama kali dia ikut mengampanyekan Anies, usai menyatakan dukungannya beberapa waktu lalu.
"Pertama kali, sekalian pulang kampung. Karena (kampanye) di kampung saya. Kalau bukan di Bone, saya juga tidak ikut. Cuma karena di kampung saya, nda enak kalau tidak ada," katanya.
Wartawan sempat menanyai apa saja obrolan antara JK dan Anies. Namun dia menolak menjawab soal itu. "Privasi semua itu," katanya.
3. JK bahas soal videotron Anies di Bekasi dan Jakarta

Jusuf Kalla turut merespons soal penayangan videotron Anies-Muhaimin yang di-takedown di beberapa daerah, seperti Jakarta dan Bekasi. Menurut JK, jika penayangannya dilarang padahal sudah mendapat izin, maka itu sebuah pelanggaran.
“Itu semua ada aturannya, yakni tidak boleh saling mengganggu. Jadi selama ada izinnya (penayangan videotron), (pelarangan) itu adalah pelanggaran,” kata Jusuf Kalla.
JK berharap kasus ini dilaporkan ke Bawaslu sebagai pengawas seluruh proses pelaksanaan tahapan pemilu. “Karena itu ada aturannya,” dia menambahkan.


















