Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polrestabes Makassar Larang Sahur on the Road selama Ramadan

-
Ilustrasi penangkapan geng motor (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Makassar, IDN Times – Polrestabes Makassar melarang masyarakat menggelar kegiatan sahur on the road selama Ramadan 2026. Polisi memastikan patroli akan diperketat untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.

Polrestabes Makassar menyiapkan ratusan personel untuk menjaga keamanan selama Ramadan. Kapolrestabes Kombes Arya Perdana memastikan situasi Kota Makassar tetap kondusif selama momen ibadah umat muslim tersebut.

1. Polisi tindak tegas jika temukan sahur on the road

-
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana saat diwawancara, Selasa (2/9/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)

Kapolrestabes mengatakan pihaknya akan menggelar operasi khusus selama Ramadan. Akan ada pengamanan di sejumlah masjid, terutama di waktu salat tarawih di malam hari, serta patroli rutin pada waktu-waktu rawan jelang subuh.

“Tidak ada Sahur on the Road. Kami akan melakukan patroli bersama. Bila ditemukan langsung ditindak,” tegas Arya, Selasa (17/2/2026).

2. Patroli untuk menjamin keamanan masyarakat beribadah

-
Ilustrasi sahur (IDN Times/Aditya Pratama)

Arya menjelaskan, kepolisian tetap menyiapkan pola pengamanan ibadah Ramadan seperti tahun-tahun sebelumnya. Personel akan ditempatkan di sejumlah masjid untuk memastikan kegiatan ibadah berlangsung aman dan tertib.

“Tentu kami melakukan pengamanan di masjid-masjid dan nanti ada operasi khusus. Patroli bersama dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan,” ujarnya.

3. Warga dukung langkah kepolisian

-
Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

Ningsih, salah seorang warga Makassar mendukung langkah Polrestabes Makassar yang melarang kegiatan sahur on the road. Menurutnya kegiatan tersebut, terkadang berujung kericuhan atau bentrokan sesama pengguna jalan atau warga.

"Sebenarnya bagus kalau betul-betul dilakukan dengan tertib tapi biasanya mereka ugal-ugalan pakai kenalpot brong, mengganggu pengguna jalan dan berakhir perang kelompok," ujarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pemprov Sulsel Pangkas TPP ASN 20 Persen, Ini Alasannya

18 Feb 2026, 18:03 WIBNews